SuaraSumbar.id - Lantamal II Padang, di bawah arahan Kadispen Syahrul, saat ini sedang menangani kasus kematian tragis Iwan Sutrisman Telaumbanua, calon siswa (casis) Bintara TNI AL asal Nias Selatan.
Penyidikan sedang berlangsung untuk mengungkap peristiwa yang menimpa Iwan, yang dilaporkan hilang kontak dengan keluarganya sejak Desember 2022.
Menurut laporan yang diterima dari LT, ayah IST, kepada TNI AL Lanal Nias, IST berangkat ke Padang bersama Serda AAM dari Denpom Lanal Nias pada Desember 2022.
Kala itu, korban berharap untuk lolos seleksi calon bintara tanpa tes, dengan imbalan uang sejumlah lebih dari Rp 200 juta.
Namun, nasib malang menimpa IST, yang diduga dibunuh oleh Serda AAM dan seorang warga sipil, MAA, pada tanggal 24 Desember 2022.
Komandan Lanal Nias telah mengambil tindakan dengan memerintahkan penahanan dan pemeriksaan terhadap Serda AAM.
"Lanal Nias, bersama Lantamal II Padang dan Koarmada I, berkoordinasi untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk pemeriksaan pendalaman terhadap tersangka, olah TKP, dan pemanggilan keluarga korban sebagai saksi," kata Syahrul, Senin (1/4/2024).
Penyidik TNI AL juga bekerja sama dengan Polri, termasuk Polres Sawahlunto dan Polres Solok, untuk menangani kasus ini.
Keluarga korban berharap dapat segera menemukan jenazah IST untuk memberikan penghormatan terakhir di tanah kelahiran.
Baca Juga: ART Muda Dibunuh Suami Istri Majikannya, Sempat Disetubuhi Anak Pelaku
Dalam perkembangan ini, ditekankan oleh Komandan Lanal Nias bahwa rekrutmen prajurit TNI AL tidak memungut biaya apapun.
Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika ada oknum yang menyalahgunakan wewenang dalam proses rekrutmen.
Kasus ini menjadi peringatan keras terhadap tindakan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, dengan TNI AL berkomitmen untuk memberikan sanksi setimpal bagi pelaku dan menjaga nama baik institusi.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
ART Muda Dibunuh Suami Istri Majikannya, Sempat Disetubuhi Anak Pelaku
-
37 Adegan Rekontruksi Istri Racun Suami di Pasaman Barat, Sakit Hati Dianiaya dan Mayat Dikubur di Kandang Kambing
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan Bersimbah Darah di Pasaman Barat, Diduga Dibunuh
-
Siswa SMK yang Bunuh dan Perkosa Mayat Ibu dan Anak Babak Belur di Penjara? Begini Penjelasan Polisi
-
Geger Penemuan Jasad Perempuan Tua dan Bekas Menantu Bersimbah Darah di Pasaman Barat, Diduga Korban Pembunuhan
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung