SuaraSumbar.id - Partai pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, menunjukkan performa yang mengesankan dalam Pemilihan Legislatif 2024 berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh Litbang Kompas.
Data terbaru yang dirilis pada Kamis (15/2), menunjukkan PDIP masih memimpin dengan 16,69 persen, diikuti oleh Golkar dengan 14,49 persen, dan Gerindra dengan 13,61 persen.
Dalam perlombaan yang ketat ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berhasil menduduki posisi keempat dengan 11,27 persen suara, sementara Partai NasDem berada di posisi kelima dengan 9,47 persen.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempati posisi keenam dengan perolehan 8,30 persen, menandakan bahwa dua dari tiga partai pengusung pasangan Anies-Muhaimin berhasil masuk lima besar, dengan PKS mengikuti di posisi enam.
Kondisi ini memberikan indikasi kuat terhadap potensi pembentukan oposisi yang solid apabila Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangkan Pilpres 2024.
PKB, di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar, menunjukkan kontribusi signifikan dalam mendukung Anies Baswedan, sementara NasDem, dipimpin oleh Surya Paloh, mempertahankan posisi strategis di urutan lima besar.
Hasil ini juga mengisyaratkan bahwa koalisi antara partai pengusung Anies-Muhaimin dan pendukung Ganjar-Mahfud MD, dengan PDIP sebagai pemuncak hitung cepat, dapat membentuk basis oposisi yang kuat di parlemen. Hal ini bergantung pada seberapa lancar konsolidasi antara kedua kubu tersebut.
Quick count yang dilakukan oleh Litbang Kompas menggunakan metodologi stratified random sampling, dengan margin of error sekitar 1 persen, memberikan gambaran awal yang penting terhadap distribusi kekuatan politik di parlemen.
Meskipun demikian, hasil resmi pemilu akan ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui rekapitulasi suara yang berlangsung dari tanggal 15 Februari hingga 20 Maret 2024.
Baca Juga: PKS Tegas Bilang yang Kalah Pilpres Harus Siap Jadi Oposisi
Prestasi partai-partai pengusung Anies-Muhaimin dalam Pileg 2024 ini menegaskan kembali pentingnya peran mereka dalam dinamika politik Indonesia, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam merespons hasil akhir Pilpres 2024.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
PKS Tegas Bilang yang Kalah Pilpres Harus Siap Jadi Oposisi
-
Bila PKB Menang di Aceh, Cak Imin Cetak Sejarah Baru
-
Ini Jenis-jenis Kecurangan Pilpres 2024 yang Ditemukan Timnas Anies-Muhaimin
-
Anies-Muhaimin Unggul Telak di Sumbar, Ini 3 Basis Suara Terbesarnya
-
Persaingan Ketat Antara PKS dan Nasdem di Pileg 2024 DPR RI Dapil Sumatera Barat
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Traveling Lebaran ke Luar Negeri Jadi Praktis Tanpa Harus Tukar Mata Uang
-
Jurnalis Suara.com Jadi Komisioner KPID Sumbar 2026-2029, Ini Profilnya
-
Bijak Berbelanja Jelang Hari Raya, Ini Tips Belanja Hemat dengan Promo BRI
-
Puncak Arus Mudik di Perbatasan Sumbar-Riau Diprediksi H-3 Lebaran, Polisi Kerahkan Tim
-
Pejabat Pemko Padang Boleh Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Dinas, Ini Alasannya