- Sport Science Coach Matias Ibo menyarankan pelari maraton memiliki dua pasang sepatu berbeda untuk latihan serta perlombaan.
- Pelari wajib memilih sepatu yang pas di kaki agar tidak terjadi pergeseran yang memicu risiko cedera serius.
- Uji coba sepatu pada latihan jarak jauh diperlukan sebelum hari perlombaan demi menghindari ketidaknyamanan saat hari pelaksanaan.
SuaraSumbar.id - Memilih sepatu lari yang tepat menjadi salah satu faktor paling krusial bagi pelari, khususnya mereka yang bersiap mengikuti maraton.
Kesalahan dalam memilih sepatu bukan hanya berdampak pada performa, tetapi juga meningkatkan risiko cedera seperti plantar fasciitis hingga shin splints.
Dalam dunia sport science modern, pemilihan sepatu bahkan dianggap sebagai bagian dari strategi performa, bukan sekadar perlengkapan.
Sport Science Coach Matias Ibo membagikan kiat dalam memilih sepatu untuk mengikuti maraton.
Ia mengatakan pelari sebaiknya memiliki dua pasang sepatu, sepasang untuk latihan ringan dan sepasang untuk persiapan menghadapi perlombaan.
"Paling gampang untuk cari bentuk sepatu itu, kita pakai sepatu rasanya langsung nyaman, enak, udah," katanya, melansir Antara, Jumat, 1 Mei 2026.
"Tapi, kalau misalnya enggak enak, misalnya depannya agak sedikit ngunci atau di belakang sedikit geser, mendingan jangan," sambungnya.
Saat ini kebanyakan sepatu lari menggunakan material rajutan yang dapat mengikuti bentuk kaki. Jadi, sebaiknya memilih sepatu yang ukurannya pas dengan ukuran kaki.
Ia menekankan pentingnya memilih sepatu lari dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran kaki, tidak terlalu sempit maupun longgar.
"Fit, harus pas, enggak boleh lebih kecil atau lebih besar. Jadi sesuai, supaya tidak terjadi pergeseran dalam kaki," ujarnya.
Sebelum menggunakan sepatu untuk mengikuti lomba lari, menurut dia, pelari sebaiknya menggunakannya dalam sesi latihan lari jarak jauh.
Kalau selama latihan tidak timbul masalah, maka sepatu itu dinilai aman digunakan untuk mengikuti maraton.
Matias mengingatkan mereka yang ingin mengikuti lomba lari agar tidak menggunakan sepatu baru pada hari perlombaan.
"Jangan menggunakan sepatu baru di hari H, karena kita enggak tahu efeknya gimana. Tiba-tiba berlari setengah jam eh kena plantar, shin splints, atau enggak cocok. Jadi harus dicoba," katanya.
Berita Terkait
-
5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
-
5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
-
6 Sepatu New Balance Terbaik untuk Berbagai Jenis Lari dan Harganya
-
Nike Vomero Serinya Apa Saja? Ini 5 Pilihan Sepatu All Rounder Terbaik untuk Lari
-
5 Sepatu Running Lokal Senyaman Puma untuk Daily Trainer, Ada yang Carbon Plate
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Libur Panjang 1-3 Mei 2026, KAI Sumbar Siapkan 23 Ribu Kursi Kereta Api Lokal
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh