- Satpol PP dan Damkar Pesisir Selatan memusnahkan 252 botol miras hasil operasi pekat selama periode April hingga Juni 2026.
- Pemusnahan dilakukan karena peredaran miras melanggar peraturan daerah serta bertentangan dengan norma agama dan nilai sosial masyarakat setempat.
- Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pengawasan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
SuaraSumbar.id - Satpol PP dan Damkar Kabutapen Pesisir Selatan, Sumatera Barat memusnahkan 252 botol minuman keras (miras). Miras yang dimusnahkan merupakan barang bukti yang diamankan dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan.
Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi mengatakan, penertiban dan pemusnahan miras ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi masyarakat.
"Berdasarkan hasil operasi penertiban dan pengawasan dari April hingga Juni 2026 ada 252 botol minuman keras yang diamankan dilakukan pemusnahan," katanya melansir Antara, Senin, 15 Juni 2026.
Menurut Dongki Agung, peredaran minuman keras tidak hanya melanggar peraturan daerah, tetapi juga bertentangan dengan norma agama dan nilai-nilai sosial yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Pesisir Selatan.
"Minuman keras bukan saja melanggar ketentuan Perda, tetapi juga bertentangan dengan norma agama dan adat yang hidup di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban umum," ujarnya.
Pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada pelaku pelanggaran, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran maupun penjualan minuman keras ilegal.
"Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketenteraman masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Zendra Effendi mengatakan,
operasi penertiban akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran minuman keras dan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Ia berharap langkah tegas yang dilakukan Satpol PP dan Damkar dapat memberikan efek jera kepada pelaku serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.
Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib dengan melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi melanggar peraturan daerah.
Berita Terkait
-
Aksi Gadis Mabuk Ancam Golok ke Warga di Garut Bikin Resah hingga Ditangkap Polisi
-
Mitigasi Galodo Solok Diperkuat, 3 Sistem Peringatan Dini Dipasang dan 2 Sabo Dam Disiapkan
-
Pratikno Ungkap Tugas Menko PMK ke Sugiono: Pantau Bencana hingga Pastikan Tak Ada Warga Tertinggal
-
Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!
-
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Terus Dikebut, Listrik dan 11.143 BTS Pulih 100 Persen
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap