- Konsumsi karbohidrat olahan menyebabkan lonjakan gula darah dan pelepasan insulin berlebih yang memicu rasa lapar kembali muncul.
- Resistensi insulin membuat sel tubuh kekurangan energi, sehingga memicu sinyal lapar terus-menerus meski kadar gula darah tinggi.
- Pola makan sehat dengan serat dan protein serta hidrasi cukup dapat menjaga kestabilan gula darah dalam tubuh.
SuaraSumbar.id - Tidak sedikit orang pernah mengalami kondisi aneh. Baru saja selesai makan dengan porsi cukup besar, tetapi beberapa saat kemudian rasa lapar kembali muncul.
Banyak yang menganggap kondisi ini terjadi karena kebiasaan makan berlebihan, stres, atau sekadar keinginan ngemil. Padahal, penyebab sebenarnya bisa berkaitan dengan kondisi metabolisme tubuh, terutama perubahan kadar gula darah.
Fenomena rasa lapar yang datang kembali setelah makan ternyata dapat dipicu oleh proses biologis yang terjadi saat tubuh mengolah makanan, khususnya makanan tinggi karbohidrat sederhana atau karbohidrat olahan.
Konsultan endokrinologi dan diabetologi di Apollo Hospitals, Bannerghatta Road, Bengaluru Dr. Varun Suryadevara, mengatakan bahwa rasa lapar yang muncul segera setelah makan bisa berkaitan dengan fluktuasi (naik-turun atau tidak menentu) kadar gula darah.
Rasa lapar yang muncul tidak lama ini berakar pada cara tubuh memproses glukosa setelah makan. Sebuah reaksi berantai dimulai ketika mengonsumsi makanan yang kaya karbohidrat sederhana atau karbohidrat olahan.
“Ketika Anda mengonsumsi makanan dengan nasi putih, roti berbahan tepung terigu olahan (maida), atau makanan manis, tubuh Anda dengan cepat mencernanya menjadi glukosa karena karbohidrat sederhana atau olahan yang ada di dalamnya,” kata dokter Varun, melansir Antara, Senin, 15 Juni 2026.
Akibatnya, kadar gula darah meningkat dengan cepat dan tajam. Sebagai respons, pankreas mengeluarkan insulin dalam jumlah besar untuk memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel.
Proses ini sebenarnya normal. Namun, masalah muncul ketika makanan yang dikonsumsi sangat tinggi karbohidrat olahan. Dalam kondisi tersebut, pankreas melepaskan insulin dalam jumlah besar untuk memindahkan glukosa ke dalam sel.
Jika kadar insulin yang dilepaskan terlalu tinggi, gula darah dapat turun secara drastis karena glukosa terlalu cepat keluar dari aliran darah.
Baca Juga: 5 Warung Kopi Legendaris di Padang, Surga Pecinta Kopi Tradisional yang Wajib Dicoba
Ketika hal ini terjadi, tubuh kembali mencari sumber energi cepat sehingga muncul rasa lapar meskipun baru saja makan.
Jika merasa lapar setelah hampir setiap kali makan, kondisi tersebut bisa berkaitan dengan resistensi insulin.
Ia mengatakan bahwa saat tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin, glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel dengan baik dan tetap berada di aliran darah. Akibatnya, sel-sel tubuh kekurangan energi meskipun kadar gula darah sebenarnya tinggi.
Kondisi ini membuat tubuh terus mengirimkan sinyal lapar sehingga tercipta siklus rasa lapar yang terus-menerus.
Dengan beberapa perubahan sederhana dalam pola makan, siklus keinginan makan berulang ini dapat dikendalikan.
Dokter Varun membagikan langkah yang bisa dilakukan guna mencegah siklus rasa lapar yang terus-menerus, seperti mengonsumsi karbohidrat sebaiknya selalu dikombinasikan dengan sayuran kaya serat.
Berita Terkait
-
Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini
-
Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026
-
Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan
-
BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?
-
3 Keunggulan Air Purifier Terbaik Daikin untuk Wujudkan Hunian Sehat
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai
-
BRI Dorong Akses Hunian, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta
-
Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo