- KAI Divre II Sumatera Barat menyediakan 23.376 kursi kereta api lokal selama periode libur panjang 1–3 Mei 2026.
- Terdapat tiga layanan kereta api lokal yang beroperasi untuk melayani mobilitas masyarakat menuju destinasi wisata maupun bandara.
- Masyarakat dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI mulai tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan secara bertahap.
SuaraSumbar.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan 23.376 tempat duduk untuk layanan kereta api lokal pada libur panjang 1 hingga 3 Mei 2026.
Hal ini sebagai bentuk kesiapan KAI dalam melayani peningkatan mobilitas masyarakat selama masa liburan.
"Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari," kata Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, melansir Antara, Kamis, 30 April 2026.
Ia mengatakan bahwa pihaknya tetap mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal andalan, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima–Naras, dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang.
Dari ketiga layanan tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu moda favorit masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan menuju kawasan wisata.
Kereta ini melayani 10 perjalanan setiap hari pada lintas Pauh Lima-Padang-Pariaman-Naras dengan tarif Rp5.000. Kehadiran layanan ini memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk menjangkau destinasi wisata populer seperti Pantai Gandoriah.
Selain itu, KA Minangkabau Ekspres juga menjadi pilihan utama masyarakat yang membutuhkan transportasi menuju bandara. Dengan 12 perjalanan per hari, kereta ini melayani rute Bandara Internasional Minangkabau–Stasiun Pulau Aie dengan tarif Rp10.000.
Sementara itu, KA Lembah Anai hadir melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam–Padang. Selain menawarkan kemudahan mobilitas, perjalanan dengan KA Lembah Anai juga memberikan pengalaman tersendiri melalui panorama alam Sumatera Barat yang indah dan menyejukkan sepanjang perjalanan.
Untuk kemudahan pelanggan, pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. KAI juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi agar terhindar dari potensi penipuan.
Melalui kesiapan kapasitas dan layanan operasional yang optimal, KAI Divre II Sumbar berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan libur panjang dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.
Berita Terkait
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
KAI dan BRIN Kolaborasi Kembangkan Teknologi ATP untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
KAI Andalkan CRM dan Voice of Customer, Penumpang Tembus 503,5 Juta
-
Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Transformasi BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
Bisnis Usaha Gula Merah Rosidah Berkembang Pesat Berkat KUR BRI
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar