- Lanny Siswandi menyarankan pembelian cabai dalam jumlah sedikit agar tidak cepat busuk dan meminimalisir risiko kerusakan bahan.
- Penumpukan cabai dalam wadah dapat memicu munculnya ulat sehingga kualitas bahan menurun dan tidak layak konsumsi.
- Masyarakat disarankan menanam sendiri cabai di rumah untuk memperoleh hasil panen berkelanjutan serta menjaga kesegaran bahan masakan.
SuaraSumbar.id - Cabai merupakan bahan dapur yang hampir selalu ada di masakan Indonesia. Namun, banyak orang menghadapi masalah yang sama, cabai cepat busuk setelah dibeli.
Padahal, harga cabai sering naik turun, sehingga penting untuk menyimpannya dengan benar agar tidak terbuang sia-sia.
Pemilik merek Sambal Bu Rudy Lanny Siswandi membagikan sejumlah tips sederhana namun efektif agar cabai tetap segar lebih lama di rumah.
"Cabai itu sangat rentan rusak, begitu ada satu ulat dalam wadah, itu bisa jadi ulat semua," kata Lanny, melansir Antara, Jumat, 1 Mei 2026.
Lanny mengatakan ibu rumah tangga pada umumnya hanya membeli keperluan cabai sebanyak setengah sampai satu ons saja.
Penggunaannya pun ditujukan untuk menambah cita rasa pedas maupun membuat sambal sebagai pelengkap hidangan. Jumlah pembelian sedikit akan meminimalisasi risiko cabai menjadi cepat busuk.
Pada pembelian dalam jumlah yang banyak seperti usahanya yang bisa membeli 400 hingga 500 kilogram cabai, dia mengatakan cabai harus segera digunakan pada saat itu juga.
Cabai yang dibiarkan menumpuk dalam wadah, katanya, akan cepat dihinggapi oleh ulat dan merusak kualitas dari bahan tersebut.
"Jadi langsung buat, lebih bagus kalau sudah dimasak, daripada disimpan," ujarnya.
Selain menyesuaikan keperluan dengan masakan sehari-hari, Lanny juga menyarankan para ibu untuk menanam cabai sendiri dibandingkan membelinya.
Cara ini dinilai efektif untuk memanen cabai secara bertahap, dan memiliki hasil panen yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok
-
Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut
-
Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal
-
Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg
-
Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol