SuaraSumbar.id - Polres Pariaman telah menggelar apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024, yang dihadiri oleh Kapolres Pariaman AKBP Andreanaldo Ademi pada Selasa, 13 Februari 2024.
Sebanyak 300 personel keamanan dikerahkan untuk memastikan proses pemungutan suara pada 14 Februari berjalan aman dan lancar.
Dalam sambutannya, AKBP Andreanaldo Ademi menyatakan bahwa setiap personel akan bertanggung jawab atas keamanan tiga hingga lima TPS selama hari pemilihan hingga penghitungan suara.
"Kita maksimalkan untuk menjaga dan mendukung kesuksesan pesta demokrasi ini agar logistik pemilu aman dan terjaga, serta menghindari dan mencegah kerawanan dan potensi pelanggaran," ujar Kapolres Pariaman.
Kendati jumlah personel dan TPS tidak sepadan, yang menuntut setiap personel untuk mengamankan lebih dari satu TPS, Andreanaldo memastikan bahwa proses pengamanan akan berjalan optimal.
Polres Pariaman juga mendapatkan tambahan 30 personel pengaman dari Polda Sumatera Barat untuk membantu menjaga keamanan selama tahapan pemilihan dan perhitungan suara.
AKBP Andreanaldo Ademi juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama berlangsungnya Pemilu 2024.
"Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas ini, sehingga Kota Pariaman menjadi kota yang tentram dan aman," tambahnya, berharap Pariaman dapat menjadi contoh daerah yang melaksanakan Pemilu dengan aman dan damai.
Langkah-langkah pengamanan ini diambil sebagai antisipasi untuk menghindari potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu kelancaran proses demokrasi.
Baca Juga: 246 Napi Lapas Solok Mencoblos 14 Februari, Sipir Jadi KPPS
Dengan persiapan dan pengamanan yang matang, diharapkan Pemilu 2024 di Kota Pariaman dapat berjalan sukses tanpa hambatan berarti.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
246 Napi Lapas Solok Mencoblos 14 Februari, Sipir Jadi KPPS
-
100 TPS Berpotensi Terdampak Erupsi Gunung Marapi, Ini Langkah Taktis KPU Tanah Datar
-
PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman di Pulau-pulau Terluar Sumbar saat Hari Pencoblosan
-
Bawaslu Sumbar Tegas Larang Kampanye Media Sosial Saat Masa Tenang Pemilu
-
15 TPS Pemilu 2024 Ini Berada di Dalam Hutan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying