SuaraSumbar.id - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Solok menghadirkan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus untuk Pemilu 2024. Masing-masing TPS 901 dan TPS 902.
Kepala Lapas Solok, Rio Muliadi Sitorus mengatakan bahwa Lapas Kelas II B Solok dihuni 407 orang warga binaan. Namun, mereka yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) hanya 246 pemilih.
“Ada 161 warga binaan yang tidak masuk dalam DPT. Penyebabnya mereka sejak awal tidak mengurus pemindahan hak pilih,” katanya kepada wartawan, Selasa (13/2/2024).
Menurut Rio, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diketuai oleh personel Lapas. Masing-masing, Hadi Susilo untuk TPS 901. Sedangkan Ketua KPPS 902 dipercayakan pada Pitro Purnama.
Meski melibatkan pegawai Lapas sebagai KPPS, namun Rio memastikan, mereka akan bekerja netral dan independen. Sebab, sebelum melaksanakan tugas, mereka telah mendapat bimbingan teknis dan arahan sesuai peraturan perundangan. Personel Lapas diingatkan fokus dalam pelayanan hak pilih bagi warga binaan.
“Sebagai ASN, personel yang ikut dalam penyelenggaraan pemungutan suara diingatkan untuk netral. Tidak mendukung pasangan calon atau keberpihakan pada peserta Pemilu. Kemudian juga tidak boleh mempengaruhi warga binaan untuk memilih calon tertentu,” ujarnya.
Berita Terkait
-
100 TPS Berpotensi Terdampak Erupsi Gunung Marapi, Ini Langkah Taktis KPU Tanah Datar
-
Seleb TikTok Venny Alberti Curhat Tertular Penyakit Kelamin dari Suami
-
Bocah Bawa Piala Juara Lomba Tahfidz ke Makam Ibu, Ada Cerita Sedih di Baliknya
-
Pemain Sepak Bola Tewas Tersambar Petir Saat Laga di Stadion Siliwangi, Sepatu Terbakar
-
Siswa SMK yang Bunuh dan Perkosa Mayat Ibu dan Anak Babak Belur di Penjara? Begini Penjelasan Polisi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian