SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember menghadapi tantangan logistik yang signifikan dalam mendistribusikan perlengkapan pemungutan suara ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terletak di daerah rawan, khususnya di Dapil 4.
Dapil ini mencakup Kecamatan Silo, Mayang, Mumbulsari, dan Tempurejo, dengan beberapa area yang berada di kawasan hutan lindung dan produksi serta berbatasan langsung dengan laut selatan Pulau Jawa.
Menurut Ahmad Susanto, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Jember, ada sebanyak 15 TPS di Dapil 4 yang berada di dataran tinggi dengan medan off-road, menuntut strategi khusus dalam pendistribusian logistik pemilu.
"Karena itu, kami memastikan untuk mengirim logistik lebih awal, H-1 pencoblosan atau Selasa pagi (13/2)," ungkap Susanto, dikutip hari Senin (12/2/2024).
Pendistribusian logistik dimulai sejak Senin (6/2), dengan prioritas pada daerah dengan akses terberat, yaitu Dapil 7 dan Dapil 6, untuk kemudian berlanjut ke kecamatan di Dapil 1 hingga Sabtu (10/2).
Dari total 7.706 TPS di Kabupaten Jember, ada belasan yang memiliki jalur cukup ekstrem, terutama 15 TPS di Dapil 4.
Untuk menjangkau TPS-TPS tersebut, KPU Jember harus menggunakan kuda atau berjalan kaki karena medan yang tidak memungkinkan untuk diakses dengan kendaraan biasa.
"Rencana pemberangkatan dari Tempurejo menuju titik lokasi harus pagi hari, karena waktu tempuh sekitar 4 jam," jelas Susanto, menambahkan bahwa enam TPS di Dusun Bandealit dan dua TPS di Sumbersalak akan dijangkau dengan cara ini.
Selain itu, pengiriman logistik ke TPS di kawasan tengah hutan, seperti di Desa Mulyorejo, dilakukan lebih awal menggunakan kendaraan off-road yang dilengkapi dengan penggerak roda belakang dan depan. Upaya ini menunjukkan komitmen KPU Jember dalam memastikan bahwa setiap warga berhak memberikan suaranya dalam pemilu, meskipun berada di lokasi yang terpencil dan sulit dijangkau.
Baca Juga: Difabel Tunarungu di Sumbar Akan Didampingi saat Coblos Surat Suara Pemilu 2024
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Difabel Tunarungu di Sumbar Akan Didampingi saat Coblos Surat Suara Pemilu 2024
-
4.000 Personel Polisi Sumbar Dikerahkan Jaga 17.569 TPS Pemilu 2024
-
Ada 8 TPS Khusus yang Disiapkan KPU Kota Padang untuk Pemilu 2024
-
Segini Honor Petugas KPPS Pemilu 2024 dan Biaya Operasionalnya di Sumbar
-
Gubernur Sumatera Barat Imbau Patuhi Aturan Masa Tenang Pemilu 2024
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Kota Padang Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
4 Lipstik Viva yang Bikin Bibir On Point Tanpa Boros, Paling Mahal Cuma Rp 34 Ribuan!
-
Banjir Pasaman Barat Mengintai, Pemkab Ingatkan Warga Tepi Sungai Waspada!
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Kamis 26 Februari 2026, Lengkap dengan Penjelasan Batas Sahur
-
Jadwal Imsak Kota Padang Kamis 26 Februari 2026, Boleh Makan Setelah Imsak?