- Pemkab Pasaman Barat keluarkan edaran waspada banjir.
- Warga dilarang buang sampah ke sungai.
- Curah hujan tinggi picu luapan sungai.
SuaraSumbar.id - Ancaman banjir kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar). Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir mendorong pemerintah daerah mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai meningkatkan kewaspadaan.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyampaikan bahwa potensi banjir Pasaman Barat meningkat seiring kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pemerintah daerah telah menerbitkan surat edaran sebagai langkah antisipasi dini terhadap risiko luapan air sungai yang dapat menggenangi permukiman warga.
"Surat edaran nomor: 300.2.3/42/BPBD/2026 telah kita keluarkan ke camat, wali nagari (kepala desa) dan BUMN/BUMD agar disampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada," kata Yulianto, Kamis (26/2/2026).
Dalam surat edaran tersebut, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mewaspadai potensi banjir Pasaman Barat, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan.
Warga diminta tidak membuang sampah ke aliran sungai, tidak melakukan pencemaran, serta menghindari sementara aktivitas di bantaran sungai. Orang tua juga diminta memastikan anak-anak tidak bermain di tepi sungai saat debit air meningkat.
Selain itu, pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat untuk melakukan penanaman pohon sebagai langkah mitigasi jangka panjang.
"Kepada pihak wali nagari agar membuat himbauan dalam bentuk spanduk di tepi aliran sungai agar masyarakat bisa waspada," ujarnya.
Pasaman Barat diketahui memiliki sejumlah sungai besar yang rawan meluap setiap musim hujan. Beberapa di antaranya adalah sungai Batang Pasaman di Kecamatan Pasaman, sungai Batang Sikabau dan Batang Bayang di Kecamatan Lembah Melintang, sungai Batang Batahan di Kecamatan Ranah Batahan, serta sungai Anak Air Haji di Kecamatan Sungai Aur.
"Setiap curah hujan tinggi maka air sungai itu selalu meluap dan menggenangi rumah warga sekitar," katanya.
Tak hanya kawasan bantaran sungai, pemerintah juga mengingatkan warga di daerah perbukitan dan pegunungan untuk mewaspadai potensi longsor Pasaman Barat, khususnya di Kecamatan Talamau. Sementara itu, masyarakat pesisir diminta siaga terhadap risiko abrasi Pantai Sasak.
Menurut Yulianto, kondisi cuaca ekstrem Sumatera Barat saat ini menuntut kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat.
"Saat ini cuaca tidak menentu atau ekstrem. Tingkatkan kewaspadaan dan selalu siaga bencana," ujarnya.
Pemerintah berharap melalui imbauan ini, dampak banjir Pasaman Barat dapat diminimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga. (Antara)
Berita Terkait
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid
-
Hujan Deras Sejak Minggu, 26 Titik di Bali Terendam Banjir
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Lipstik Viva yang Bikin Bibir On Point Tanpa Boros, Paling Mahal Cuma Rp 34 Ribuan!
-
Banjir Pasaman Barat Mengintai, Pemkab Ingatkan Warga Tepi Sungai Waspada!
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Kamis 26 Februari 2026, Lengkap dengan Penjelasan Batas Sahur
-
Jadwal Imsak Kota Padang Kamis 26 Februari 2026, Boleh Makan Setelah Imsak?
-
Berapa Nisab Zakat Penghasilan 2026? Ini Penjelasannya