SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat telah mengumumkan detail honor dan biaya operasional yang akan diberikan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama Pemilu 2024.
Menurut Jons Manedi, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Sumbar, ketua KPPS akan menerima honor sebesar Rp1.200.000, sedangkan anggota KPPS akan mendapatkan Rp1.100.000, dengan pengurangan pajak yang berlaku.
Jons menjelaskan, "Ada perbedaan dalam pengaturan potongan pajak antara petugas ASN, yang disesuaikan dengan golongan mereka, dan non-ASN."
Selain honor, ada juga pembiayaan lain yang akan diterima anggota KPPS melalui ketua KPPS, termasuk biaya pembuatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan sewa peralatan seperti scanner dan printer, yang totalnya mencapai Rp2.500.000, dengan detail Rp2.000.000 untuk pembuatan TPS dan Rp500.000 untuk sewa peralatan.
Biaya operasional lainnya mencakup anggaran Rp1.000.000 untuk pengadaan barang kebutuhan TPS dan alat tulis kantor, serta bantuan pulsa sebesar Rp50.000 untuk dua orang operator sistem rekapitulasi elektronik (sirekap) di setiap KPPS.
Konsumsi di TPS pada hari pemungutan suara juga disiapkan, dengan jumlah sesuai Standar Biaya Masukan (SBM) di masing-masing daerah.
Jons Manedi mengimbau KPU di kabupaten/kota untuk segera berkoordinasi dengan bank penampung anggaran untuk memastikan ketersediaan dana cash yang cukup menjelang H-7 pemungutan suara.
"Kita harus memastikan tidak ada kekurangan uang di bank penampung yang bisa mengganggu kelancaran tahapan pemungutan dan penghitungan suara," ujarnya, menekankan pentingnya persiapan dan koordinasi yang baik untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu 2024.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga: Gubernur Sumatera Barat Imbau Patuhi Aturan Masa Tenang Pemilu 2024
Berita Terkait
-
Gubernur Sumatera Barat Imbau Patuhi Aturan Masa Tenang Pemilu 2024
-
Viral Cowok Nyoblos Pemilu di Mekkah Tapi Surat Suara Sudah Bolong
-
Hendro Damuci Laporkan Caleg PKS ke Polisi karena Bilang 'Bungus Terpencil'
-
KPU Kota Padang Mulai Distribusi Logistik Pemilu 2024 Dengan Pengawalan Ketat
-
Yuni Sri Rahayu, Pembantu Rumah Tangga Jadi Caleg di Pemilu 2024
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia