SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang telah memulai proses distribusi logistik untuk Pemilu 2024 pada Minggu, 11 Februari 2024, dari Gudang Logistik mereka.
Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra, secara resmi melepas pengiriman logistik yang diawasi ketat oleh anggota dan sekretaris KPU Kota Padang, beserta unsur lainnya.
Dengan target distribusi yang dijadwalkan selama tiga hari, dari 11 hingga 13 Februari, sejumlah 13.405 kotak suara diharapkan akan sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di berbagai wilayah Kota Padang tepat waktu.
"Hari pertama distribusi pengiriman sebanyak 5.465 kotak suara ke 1.093 TPS di lima kecamatan, diikuti oleh pengiriman lebih lanjut ke berbagai kecamatan lain dalam dua hari berikutnya," kata Riki Eka Putra, Minggu (11/2/2024).
Kegiatan penting ini turut disaksikan oleh perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta pimpinan partai politik peserta Pemilu 2024.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran distribusi logistik ini, Polresta Padang telah meningkatkan pengawalan.
Dengan pengawasan yang dimulai sejak pagi hari, total 103 personel kepolisian dikerahkan, dimana 42 di antaranya khusus bertugas untuk mengawal distribusi kotak suara.
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina, menegaskan komitmen Polresta Padang untuk menjamin pemilu berjalan aman dan lancar.
Distribusi logistik Pemilu 2024 di Kota Padang ini merupakan langkah krusial dalam mempersiapkan salah satu momen demokrasi terpenting di Indonesia.
Baca Juga: Yuni Sri Rahayu, Pembantu Rumah Tangga Jadi Caleg di Pemilu 2024
Dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antara KPU, kepolisian, dan semua pihak terkait, Kota Padang berharap untuk melaksanakan pemilu yang aman, lancar, dan sukses.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Yuni Sri Rahayu, Pembantu Rumah Tangga Jadi Caleg di Pemilu 2024
-
1.977 Pengawas Dikerahkan Bawaslu Agam Awasi Masa Tenang Pemilu 2024
-
KPU Solok Selatan Batalkan 4 Parpol Peserta Pemilu 2024, Alasannya Beragam
-
KPU Sumbar Bantah Diskualifikasi 8 Partai Politik Peserta Pemilu 2024: Hanya Tingkat Kabupaten dan Kota!
-
Daftar Nama Caleg DPR RI Potensial di Pemilu 2024 versi SBLF, Sejumlah Petahana Diprediksi Tumbang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
7 Lipstik Terbaik Usia 50-an, Rahasia Bibir Tetap Lembap dan Tampak Muda!
-
2 Kali Pemakaman Massal di Agam, 26 Korban Bencana Hidrometeorologi Dikubur di Lubuk Basung
-
Izin BPR Suliki Gunung Mas Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah
-
Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!
-
CEK FAKTA: Tautan Pendaftaran CPNS Dinas Perhubungan 2026 Viral di Medsos, Benarkah Resmi Dibuka?