SuaraSumbar.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bakal mengembangkan keahlian khusus (hard skill) bagi siswa SMA sesuai minat dan bakatnya. Hal ini dinyatakan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati.
Gagasan itu disambut baik oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi. Menurutnya, ide untuk mengembangkan keahlian khusus bagi siswa SMA merupakan salah satu solusi jitu untuk mempersiapkan generasi yang berdaya saing.
"Selama ini hard skill identik dengan pendidikan vokasi di SMK," katanya, Jumat (7/7/2023).
Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendidikan Sumbar, setengah dari lulusan SMA tidak bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi ternama di Indonesia. Kondisi ini berpotensi menjadi tidak produktif karena tidak memiliki keahlian khusus seperti lulusan SMK.
"Tapi jika lulusan SMA juga bisa diberikan pendidikan untuk mengembangkan keahlian khusus sesuai bakat dan minatnya, persoalan tersebut akan teratasi," ujarnya.
Mahyeldi memerintahkan Dinas Pendidikan Sumbar untuk segera menjajaki kemungkinan itu, salah satunya dengan membangun kolaborasi antara SMA dengan SMK.
"Kami menunggu arahan dari Kemendikbudristek," katanya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati mengatakan wacana untuk kolaborasi antara SMK dengan SMA itu memungkinkan untuk membangun generasi masa depan yang berdaya saing.
Ia menyebut beban berat akan dihadapi oleh generasi muda saat ini pada 2045. Jika tidak memiliki keahlian bisa terjerumus menjadi generasi yang tidak produktif yang malah akan menjadi beban bagi masyarakat dan negara.
Baca Juga: Semen Padang Resmi Miliki 28 Pemain untuk Arungi Liga 2 2023
"Tahun 2045 adalah kesempatan emas bagi Indonesia karena akan memasuki bonus demografi atau penduduk usia produktif lebih banyak daripada non produktif. Namun, jika penduduk usia produktif itu tidak memiliki keahlian, maka bencana demografi yang akan membebani negara," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Pemenuhan Hak Disabilitas di Sumbar Dijamin Pergub hingga Perda, Ini Penjelasan Mahyeldi
-
Sinergitas LKAAM dan Pemprov Sumbar Rawat Kearifan Lokal, Mahyeldi: Tujuannya Menjaga Muruah Minangkabau
-
Puji Kinerja Polisi, Mahyeldi Dorong Bentuk Tim Terpadu Pencegahan Kasus TPPO di Sumbar
-
Sumbar Perlu Pengembangan Moda Transportasi Publik, Mahyeldi Bidik Kereta Api
-
Gubernur Sumbar Mahyeldi Optimis Kemlu Bisa Pulangkan WNI di Myanmar
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian
-
Promo Spesial BRI Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam