- Ketua AsDI Fitri Hudayani menyatakan sarapan bergizi pada pagi hari penting untuk menjaga energi dan produktivitas harian.
- Pilihan sarapan harus mengandung karbohidrat, protein, dan lemak untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar tubuh saat beraktivitas.
- Fitri menegaskan kopi bukan sumber energi dan menyarankan konsumsi asam amino triptofan untuk meningkatkan kualitas tidur seseorang.
SuaraSumbar.id - Sarapan sering dianggap sepele oleh banyak orang, padahal kebiasaan ini memiliki peran besar dalam menjaga stamina dan produktivitas sepanjang hari.
Setelah tubuh beristirahat selama berjam-jam saat tidur, tubuh membutuhkan asupan energi baru agar organ-organ dapat bekerja secara optimal.
Tanpa sarapan, tubuh akan kekurangan bahan bakar yang dibutuhkan untuk berpikir, bergerak, dan berkonsentrasi.
Ketua Umum Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI), Fitri Hudayani, menegaskan pentingnya sarapan untuk menghadirkan stamina, kekuatan
fisik untuk melakukan aktivitas harian.
"Sarapan menjadi sangat penting karena asupan energi pagi sebagai modal dalam tubuh melakukan aktivitas," katanya, melansir Antara, Kamis, 7 Mei 2026.
Mengonsumsi sarapan bergizi penting untuk memastikan tubuh mendapat pasokan energi mencukupi sebelum mulai beraktivitas.
Ia merekomendasikan sarapan bergizi yang mudah disiapkan seperti campuran oatmeal dengan aneka buah dan susu serta nasi goreng dengan telur dan irisan tomat atau timun beserta smoothie pisang campur susu.
"Atau cobalah makanan lain yang lebih cepat penyajiannya tetapi cukup mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan lemak," ujarnya.
Dirinya menyarankan orang yang sedang kelelahan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dalam jumlah kecil pada pagi hari dan kemudian meningkatkan frekuensi makan.
Makanan yang bisa dijadikan sebagai pilihan antara lain smoothie pisang, yoghurt buah, roti isi telur, dan arem-arem dengan berbagai isian.
"Jika mengikuti rasa lelah, nantinya justru kekurangan energi, maka tubuh akan semakin terasa lelah dan lemas," katanya.
Fitri mengatakan bahwa orang yang sedang kelelahan sebaiknya tidak banyak minum kopi.
"Kopi tidak menghasilkan energi sehingga tidak membantu jika kelelahannya karena kurang asupan energi," katanya.
Ia mengingatkan bahwa kafein kopi pada orang tertentu bisa memicu gangguan tidur, kecemasan, jantung berdebar, dan masalah lambung.
Fitri juga menekankan bahwa kopi tidak dapat menggantikan fungsi istirahat yang cukup. Jadi, kalau lelah sebaiknya mengupayakan tubuh bisa beristirahat dengan baik.
Berita Terkait
-
175 Ribu Ton Makanan Terbuang di Jakarta, Padahal 30 Persen Masih Bisa Diselamatkan
-
33 Negara Kompak Anjurkan Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?
-
Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?
-
Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki
-
Ekspor Makanan Olahan Meningkat, Indonesia Bidik Peluang Bisnis di Pasar Internasional
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan