Suhardiman
Selasa, 22 September 2026 | 12:21 WIB
Material banjir bandang berupa lumpur menutupi halaman masjid di sekitar kompleks perkantoran bupati Solok, Sumatera Barat. [Antara/HO-Dokumentasi warga setempat]
Baca 10 detik
  • Banjir bandang di Arosuka Kabupaten Solok pada Senin malam menyebabkan empat warga mengalami luka-luka.
  • Bencana akibat hujan tinggi sejak Sabtu tersebut memaksa sembilan kepala keluarga atau 32 jiwa mengungsi.
  • Sebanyak sebelas kantor pemerintah dan 28 kendaraan warga turut mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang.

SuaraSumbar.id - Empat warga luka-luka akibat banjir bandang yang menerjang sejumlah kawasan di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin (21/9/2026) malam. Hingga Selasa (22/09/2026), belum ada laporan korban meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul mengatakan, korban luka dirawat di dua rumah sakit berbeda.

"Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang," katanya.

Selain korban luka, sembilan kepala keluarga atau sebanyak 32 jiwa tercatat mengungsi.
Para pengungsi telah ditempatkan di dua lokasi yang disiapkan pemerintah daerah untuk penanganan warga terdampak bencana.

Di samping itu, sebanyak 11 kantor pemerintah terdampak banjir bandang tersebut. BPBD juga mencatat 21 mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan akibat bencana.

Ia mengatakan banjir bandang dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak Sabtu (19/9/2026).

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan debit air meningkat sehingga memicu banjir bandang di sejumlah kawasan.

Petugas gabungan masih melakukan penanganan darurat, evakuasi, dan pendataan terhadap warga serta fasilitas yang terdampak bencana.

BPBD Kabupaten Solok mengimbau masyarakat di kawasan terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (Antara)

Load More