- Jalan raya penghubung Sumatera Barat dan Riau tertimbun material longsor di Pangkalan Limapuluh Kota.
- Bencana longsor yang terjadi pada Jumat pagi tersebut mengakibatkan kemacetan panjang dan penutupan total akses jalan.
- Petugas gabungan bersama masyarakat masih membersihkan material longsor menggunakan alat berat di lokasi kejadian.
SuaraSumbar.id - Jalan Raya Sumatera Barat (Sumbar)-Riau di kawasan Koto Alam, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, tertutup material longsor pada Jumat (6/11/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, badan jalan tertimbun material longsor sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan panjang dari kedua arah, baik dari Sumatera Barat maupun Riau.
Petugas kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai unsur terkait bersama masyarakat masih melakukan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan.
Untuk menghindari risiko dan memperlancar proses evakuasi material, akses jalan ditutup sementara dari kedua arah. Kendaraan dari Sumatera Barat maupun Riau belum diperbolehkan melintas.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota melalui Kabid KL, Ririanto Eko Putra, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
"Iya, tadi longsor terjadi sekitar pukul 8 pagi. Hingga saat ini pembersihan masih dilakukan, jalur kedua arah masih ditutup," katanya, Jumat (6/11/2026).
Ia menjelaskan, petugas bersama berbagai pihak terus berupaya maksimal membersihkan material longsor agar akses jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dan Riau tersebut dapat segera kembali dilalui kendaraan.
Menurutnya, proses pembersihan melibatkan banyak unsur, termasuk jajaran kepolisian dari Polsek Pangkalan yang turun langsung ke lokasi kejadian.
"Kita bersama pihak yang terlibat , masih di lapangan. Namun, hingga saat ini pembersihan material longsor masih terus dilakukan," pungkasnya.
Petugas masih berupaya mempercepat proses pembersihan menggunakan alat berat agar jalur penghubung Sumatera Barat-Riau tersebut dapat segera dibuka.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut
-
BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!
-
Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada
-
14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional
-
Mitigasi Galodo Solok Diperkuat, 3 Sistem Peringatan Dini Dipasang dan 2 Sabo Dam Disiapkan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita