- BPBD Kabupaten Agam mengeluarkan peringatan dini potensi longsor susulan di Jorong Kampuang Baruah akibat curah hujan tinggi.
- Kondisi tanah yang labil dan jenuh air meningkatkan risiko pergerakan tanah pada zona merah di wilayah tersebut.
- Bencana longsor sebelumnya menelan satu korban jiwa dan menyebabkan enam warga luka-luka akibat tertimbun material tanah.
SuaraSumbar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mengeluarkan peringatan dini soal potensi longsor susulan di Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
Peringatan ini dikeluarkan menyusul kondisi cuaca ekstrem dan struktur tanah yang kian labil pascabencana di kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan terkini, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur wilayah Kabupaten Agam.
Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu pergerakan tanah lanjutan, terutama pada titik-titik yang masuk dalam zona merah pemetaan bencana.
"Curah hujan sudah cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, sehingga hampir seluruh daerah rawan longsor harus diwaspadai," katanya, Rabu, 6 Mei 2026.
Menurut Rahmad, ancaman utama saat ini adalah kondisi tanah yang semakin jenuh akibat paparan air hujan yang terus-menerus.
"Hal tersebut mengakibatkan stabilitas lereng menurun dan meningkatkan risiko terjadinya longsor secara tiba-tiba tanpa didahului tanda-tanda yang jelas," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Agam telah menginstruksikan masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar tebing atau wilayah terdampak, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Warga diminta untuk sementara waktu menghindari aktivitas di lokasi-lokasi yang dinilai memiliki kemiringan curam dan potensi pergerakan tanah yang tinggi.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan segera mencari tempat yang lebih aman terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam durasi yang lama,” katanya.
Diketahui, longsor mengakibatkan tiga unit rumah warga tertimbun material tanah. Selain itu, satu orang meninggal dunia dan enam lainnya harus menjalani perawatan medis.
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Awal (50). Jasad korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Rabu (6/5) sekitar pukul 03.45 WIB dalam kondisi tertimbun material longsor.
Sementara itu, enam warga lainnya dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka, sehingga harus segera dilarikan ke RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.
Kontributor : B Rahmat
Tag
Berita Terkait
-
Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
-
Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!
-
Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang
-
BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up