SuaraSumbar.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merekomendasikan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD). Hal ini dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mengawasi dan melindungi serta memenuhi hak asasi anak.
Komisioner KPAI, Jastra Putra mengatakan, ada 17 laporan kasus kekerasan anak sepanjang 2021 di Kota Padang, yang sebagian besar dilakukan oleh orang terdekat mereka.
"Di Sumatera Barat belum ada satupun daerah yang membentuk KPAD, sementara Kota Padang mendapatkan penghargaan sebagai Kota Layak Anak pada Tahun 2021," katanya, Rabu (2/2/2022).
Menurutnya, selain pengawasan dan perlindungan anak, KPAD juga memiliki tugas membuat data dan laporan terkait sengketa terhadap anak.
"KPAD juga dapat melakukan mediasi terhadap anak serta merekomendasikan kebijakan terhadap penyelenggara perlindungan anak," kata dia
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pemkot Padang Editiawarman mendukung pembentukan KPAD dan kehadirannya akan sangat membantu dalam pengawasan dan upaya perlindungan anak.
“KPAD nanti sangat membantu fungsi pengawasan dan koordinasi penegakan peraturan tentang perempuan dan anak. Sebagai contoh, jika ada instansi yang kurang maksimal dalam menjalankan fungsi masyarakat atau fungsi aparat penegak hukum, maka KPAD memiliki kewenangan untuk berkoordinasi,” kata dia.
Sepanjang 2021 DP3AP2KB Kota Padang menerima 53 aduan kasus kekerasan anak, yang terdiri dari kekerasan seksual, penelantaran anak dan kekerasan fisik.
"Hingga saat ini memang KPAD sendiri belum ada di Sumbar dan kami mendukung itu," katanya. (Antara)
Baca Juga: Guru dan Murid Terpapar Covid-19, SD Negeri 24 Ujung Gurun Padang Ditutup
Tag
Berita Terkait
-
Penemuan Mayat Pria Membusuk Gegerkan Warga Padang, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari
-
Kejari Padang Kebut Dakwaan Kasus Kakek Cabuli Cucu Kandung
-
Pasangan Mahasiswa di Padang Digerebek di Kamar Kos, Cewek Santai dan Cowoknya Lagi Mandi
-
LBH Pers Padang Ungkap Kasus-kasus yang Menimpa Jurnalis di Sumbar, Mulai dari Penghinaan Profesi hingga Pengancaman
-
Ribuan Botol Miras Ilegal Merek Terkenal dari Batam Disita Polres Bukittinggi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Obesitas Berisiko Alami Penyakit Ginjal pada Anak, Pola Makan Jadi Sorotan
-
Minuman Kafein Bisa Picu Migrain, Dokter Ungkap Pola Minum yang Aman
-
Jangan Sepelekan! Konsumsi Obat Pereda Nyeri Berlebihan Bisa Picu Sakit Kepala Berulang
-
3 Cara Ampuh Atasi Kantuk Setelah Makan Siang, Biar Tetap Fokus
-
Nyeri Pinggang Menjalar hingga ke Kaki? Ini Tanda Bahaya yang Tidak Boleh Diabaikan