SuaraSumbar.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Padang kembali menjadi rumah sakit penanganan pasien kasus Covid-19. Dengan begitu, RS pelat merah ini tidak lagi menerima pasien umum.
“RSUD Rasidin Padang akan kita ubah kembali menjadi rumah sakit khusus penanganan Covid-19 seperti tahun 2020,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa, dikutip dari laman FB Diskominfo Padang, Selasa (13/7/2021).
Menurut politisi PAN itu, RSUD Rasidin memiliki kapasitas 76 tempat tidur yang bisa digunakan untuk perawatan pasien Covid-19.
Selain itu, beberapa rumah sakit yang menangani Covid-19 di Kota Padang juga akan dilakukan penambahan tempat tidur.
“Ada penambahan tempat tidur di RS Unand, RSUP M Djamil Padang, dan Semen Padang Hospital,” kata Hendri Septa.
Selain itu, Rumah Sakit Siti Rahmah Padang juga siap menjadi rumah sakit yang menangani kasus Covid-19.
Berita Terkait
-
PPKM Darurat Kota Padang: Berlaku Besok, Karyawan Kantor 100 Persen Bekerja di Rumah
-
Salat Idul Adha di Daerah PPKM, Ini Maklumat MUI Sumbar
-
PPKM Darurat Kota Padang, Polisi Dirikan 4 Pos Penyekatan di Wilayah Perbatasan
-
PPKM Darurat, Kota Padang Siap Aktifkan Posko Penyekatan di Wilayah Perbatasan
-
Kantongi Identitas, Pemalak Sopir Truk di Padang Diburu Polisi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen