SuaraSumbar.id - Seorang warga Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, tewas usai dianiaya. Korban dilapotkan menderita luka tusuk dibagian leher dan perut.
Informasinya, korban penganiayaan berat itu berinisial EW (58), warga Jorong Kelabu, Nagari Simpang Tonang. Dia diduga dianiaya pelaku berinisial KM (53).
"Korban mengalami penganiayaan berat hingga berujung maut di sebuah kedai kopi," kata Kapolsek Dua Koto, Ipda Joni, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Rabu (24/2/2021).
Kasus ini berawal saat korban EW membeli rokok di kedai kopi milik Siyop. Di waktu bersamaan, tersangka KM yang pulang dari ladang juga mendatangi kedai tersebut.
Entah kenapa, tersangka langsung mengejar EW. Seketika, korban pun lari ke ruang tamu kedai kopi tersebut. Namun, tersangka dengan amarah terus mengejar EW.
"Tersangka mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan menggorok leher korban bagian belakang. Pisau itu juga ditusukan pelaku ke perut korban," tuturnya.
Usai menganiaya korban, tersangka kabur dan bersembunyi di dalam kamar kediamannya. Sedangkan korban meninggal dunia di lokasi kejadiaan.
Setelah itu, warga bersama dua orang saksi mata langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisia Polsek Dua Koto, Polres Pasaman.
Dari penyelidikkan polisi, tersangka diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa dan sudah dua kali menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang.
Baca Juga: Lahan Sawit di Pasaman Barat Terbakar, Penyebabnya Puntung Rokok
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 351 Ayat 3 dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen