- Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Kampung Baru, Bukittinggi, dekat kawasan Jam Gadang pada Jumat, 29 Mei 2026.
- Seorang wanita lanjut usia bernama Mak Niza tewas terjebak di dalam rumahnya saat berusaha mengambil barang berharga.
- Musibah tersebut menyebabkan kerugian materiil mencapai 250 juta rupiah dan sempat mengancam bangunan hotel di sekitar lokasi kejadian.
SuaraSumbar.id - Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Kampung Baru, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, kemarin.
Peristiwa ini menewaskan seorang warga lanjut usia dan kerugian materil hingga ratusan juta rupiah.
Lokasi kebakaran berada di pusat kota yang berbatasan langsung dengan kawasan Jam Gadang. Salah satu atap hotel di dekat kejadian sempat terkena hembusan bola api namun berhasil dipadamkan.
"Korban meninggal dunia diketahui bernama Mak Niza (65), seorang ibu rumah tangga setempat. Korban terjebak di dalam kobaran api yang menghanguskan rumahnya," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Bukittinggi, Joni Feri, melansir Antara, Jumat, 29 Mei 2026.
Petugas gabungan yang tiba di lokasi mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.
"Selain menimbulkan korban jiwa, musibah kebakaran ini juga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai 250 juta," kata Joni Feri.
Menurut keterangan saksi mata sekaligus Ketua RT setempat, Davidson (54), mengaku ia melihat gumpalan asap dan kobaran api yang sudah membesar dari rumah korban.
"Api dengan cepat merembet dan melahap material bangunan. Kami langsung menghubungi aparat kewilayahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bukittinggi," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban sebenarnya sempat diselamatkan saat api mulai membesar oleh adik kandung korban, Neli (53).
Namun karena diduga panik, korban nekat menerobos kembali ke dalam rumah yang sedang diamuk api demi menyelamatkan sejumlah barang yang tertinggal di dalam kamarnya.
Nahas, kobaran api yang kian mengepung membuat korban terjebak di dalam kamar dan tidak sempat menyelamatkan diri.
Berita Terkait
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya
-
Darurat Karhutla Kalbar: Prabowo Tambah 1.500 Personel TNI hingga Armada Helikopter Raksasa
-
Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia