SuaraSumbar.id - Polisi meringkus komplotan pengedar sabu yang diduga jaringan dari balik jeruji Lapas Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Dari tangan pelaku, polisi menyita sabu-sabu seberat 200 gram dan 2 pistol jenis air softgun.
Para pelaku penyalahgunaan narkoba itu diringkus jajaran Polres Pasaman Barat pada Senin (8/2/2021) malam.
"Baru kami ekpos hari ini karena kemarin masih pemeriksaan," kata Waka Polres Pasaman Barat, Kompol Abdus Syukur, dikutip dari Antara, Rabu (10/2/2021).
Pelaku yang ditangkap berjumlah 4 orang. Masing-masing berinisial B (42), R (26), K (20) dan M (31). Pelaku B merupakan TO polisi yang diduga telah lama berbisnis barang haram itu.
"Tim Opsnal Satreskrim Narkoba menangkap keempat pelaku di rumah kawasan Jorong Siduampan Parit Koto Balingka, Pasaman Barat," katanya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti satu paket paket besar sabu-sabu yang disimpan dalam plastik warna hitam dalam kotak parfum.
Selain itu, polisi juga mengamankan 2 senjata api jenis air softgun yang disimpan di pinggang dan dalam tas pelaku.
"Total barang bukti yang diamankan satu paket besar dan 15 paket sedang dengan jumlah dua ons atau 200 gram sabu," tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pihaknya telah menetapkan dua tersangka yakni B dan R. Sedangkan dua orang lainnya masih proses pemeriksaan.
Baca Juga: Raffi Ahmad Tawari Minuman Keras ke Polisi, Irwansyah Kena Todong Pistol
"Dari hasil tes urine yang dilakukan keempatnya positif narkoba. Dua orang positif narkoba jenis ganda dan dua orang positif sabu," ujarnya.
"Kita telah berkordinasi dengan pihak Lapas Bukittinggi untuk pengembangan lebih jauh," sambungnya.
Atas perbuatannya, para pelaku diancam pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 Jo 132 ayat 1 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati atau pidana seumur hidup atau pidana paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (Antara)
Berita Terkait
-
Buntut Asmara Tewaskan Pelajar di Bukittinggi, Begini Kata Nurani Perempuan
-
Gegara Berkelahi dengan Pacar Mantan, Siswa MAN di Bukittinggi Tewas
-
Seorang Remaja Hilang di Sungai Pasaman Barat
-
Buntut Asmara, Siswa MAN Tewas Usai Dipukuli Pelajar SMA Bukittinggi
-
Menyentuh, Bocah Penjual Gorengan Bagikan Dagangannya ke Seorang Kakek
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Jangan Main-main! Travel yang Berangkatkan Jamaah dengan Visa Non Haji Akan Ditindak
-
Waspada! Obat Tetes Mata Mengandung Steroid Bisa Picu Katarak
-
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kurangi Plastik Sekali Pakai
-
79 Rumah di Adonara Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,7
-
Tegas! KPID Sumbar Perketat Pengawasan Konten LGBT