- THR PNS 2026 ditargetkan cair awal Ramadan.
- Anggaran THR ASN 2026 mencapai Rp55 triliun.
- Prediksi cair 26 Februari masih menunggu aturan.
SuaraSumbar.id - Narasi yang menyebutkan Tunjungan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) 2026 cair 26 Februari menjadi perbincangan hangat di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, kepastian jadwal dan besaran THR PNS 2026 menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan rumah tangga.
Kabar mengenai jadwal THR PNS 2026 mencuat setelah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan pernyataan resmi terkait waktu penyalurannya.
Pernyataan tersebut langsung memicu pertanyaan publik soal kapan dana benar-benar masuk ke rekening ASN.
Dalam keterangannya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026), ia menyebut bahwa THR PNS 2026 cair pada minggu pertama Ramadan.
“Jadwal pencairan THR ASN 2026 minggu pertama puasa,” ujarnya, seperti dikutip dari ANTARA.
Target Cair Minggu Pertama Ramadan
Sebelumnya, usai menghadiri forum Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026), Purbaya juga menegaskan target pencairan dilakukan pada awal puasa.
“Udah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya yang jelas. Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” kata Purbaya.
Meski demikian, pemerintah belum mengumumkan tanggal resmi pencairan. ASN masih menunggu regulasi final yang akan diterbitkan.
Benarkah Cair 26 Februari 2026?
Prediksi 26 Februari 2026 muncul karena mengacu pada pernyataan bahwa pencairan dilakukan pada minggu pertama Ramadan. Jika awal Ramadan jatuh pada rentang 19–26 Februari 2026, maka ada kemungkinan dana cair di akhir Februari.
Namun, jika melihat pola tahun-tahun sebelumnya, pencairan THR ASN biasanya dilakukan sekitar 10 hingga 14 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Lebaran 2026 diperkirakan berlangsung pada 21–22 Maret 2026, meski kepastiannya masih menunggu sidang isbat dari Kementerian Agama.
Bila mengikuti pola tersebut, maka pencairan bisa bergeser ke pertengahan Maret 2026.
Berita Terkait
-
Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track
-
CELIOS: Beban Bunga Utang Pemerintah Capai Rp 599,4 T, Lebih Tinggi dari Anggaran Kesehatan
-
UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri
-
Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Stres akibat Kebijakan Pemerintah, 67 Persen Soroti Prabowo
-
Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock