-
Jalan Malalak belum dibuka untuk umum sementara.
-
Hanya motor warga lokal boleh melintas terbatas.
-
HKI kerahkan alat berat percepat perbaikan.
SuaraSumbar.id - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menegaskan Jalan Malalak belum dibuka untuk umum meskipun saat ini ruas tersebut sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua pascabencana banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait akses jalan alternatif tersebut.
Pelaksana Lapangan HKI Subiantoro mengatakan, secara keseluruhan Jalan Malalak belum dibuka untuk umum dan hanya bisa dimanfaatkan secara terbatas. Kebijakan ini diberlakukan demi mendukung percepatan proses pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana.
"Kalau untuk keseluruhan, sementara ini Jalan Malalak sudah bisa dilintasi tetapi bukan untuk umum dulu," kata Subiantoro, dikutip dari Antara, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, Jalan Malalak belum dibuka untuk umum dan hanya diperuntukkan bagi masyarakat Malalak yang hendak menuju Balingka atau sebaliknya dengan menggunakan sepeda motor. Pertimbangan utama kebijakan tersebut adalah faktor jarak tempuh yang lebih dekat bagi warga di dua wilayah tersebut.
Namun, akses itu pun dibatasi pada waktu-waktu tertentu. Jalan hanya dapat dilintasi saat pekerja tengah beristirahat, yakni pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Selain itu, masyarakat juga bisa melintas setelah alat berat tidak lagi beroperasi, mulai pukul 17.00 WIB hingga sebelum pukul 08.00 WIB.
"Kita merekomendasikan bagi masyarakat Malalak sama masyarakat Balingka dulu. Kalau untuk umum di luar itu masih belum direkomendasikan," ujar dia.
Subiantoro juga menegaskan bahwa penutupan jalan di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, tidak dapat dijadikan alasan bagi pengguna jalan dari luar wilayah untuk mengalihkan rute melalui Malalak.
Penutupan di kawasan tersebut diberlakukan setiap pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB karena masih dalam tahap pemulihan pascabencana.
"Jadi, kalau ada masyarakat yang menghindari penutupan Jalan Lembah Anai kemudian ingin melintasi Jalan Malalak, itu sama sekali belum dibolehkan," kata Subiantoro.
Dalam upaya mempercepat perbaikan, HKI mengerahkan tujuh unit ekskavator PC 200 dan satu unit ekskavator PC 300, serta sejumlah alat berat lainnya.
Pengerjaan tidak hanya difokuskan di kilometer 82, tetapi juga di beberapa titik lain yang sempat mengalami longsor susulan.
HKI memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar.
Hingga saat ini, Jalan Malalak belum dibuka untuk umum dan masyarakat diimbau mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan selama masa perbaikan berlangsung.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Sepatu Puma untuk Jalan Kaki, Bantalan Empuk Anti Pegal
-
5 Kesalahan Memilih Sepatu Jalan yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kaki Cepat Nyeri
-
Pramono Kejar Jalan Tembus Kelapa GadingPulo Gadung, Ditargetkan Tuntas 2027
-
Skechers vs New Balance untuk Jalan Kaki Harian, Mana yang Lebih Awet? Ini 4 Seri Paling Empuk
-
Jelang MotoGP Mandalika, Marc Marquez Cs Pawai di Mataram
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan