-
Klaim bantuan dana non muslim 2026 terbukti hoaks.
-
Kemenag bantah surat DAP kerja sama Australia.
-
Video presenter dimanipulasi AI, bukan bahas bantuan.
SuaraSumbar.id - Kabar mengenai Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 ramai beredar di media sosial dan menuai perhatian publik.
Informasi tersebut diunggah oleh akun Facebook “Pdt. Samuel Akihary” pada Selasa (27/01/2026) dalam bentuk video yang mengklaim adanya bantuan dana hingga miliaran rupiah.
Dalam narasi unggahan itu disebutkan adanya Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 sebesar Rp 200 juta hingga Rp 2 miliar sampai semester pertama 2025/2026.
Bantuan tersebut diklaim bertujuan menunjang operasional masyarakat non muslim dan gereja, termasuk pengembangan serta manajemen administrasi operasional di berbagai wilayah.
Unggahan itu juga menyebut Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 disalurkan kepada umat non muslim, gereja, tapekong, pura dan lainnya di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil.
Disebutkan pula inisiatif tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung kebebasan beragama di Indonesia.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Tim Cek Fakta TurnBackHoax melakukan penelusuran atas klaim tersebut. Tim menggunakan fitur Google Reverse Image Search untuk melacak gambar yang beredar dalam unggahan.
Hasilnya mengarah pada akun Facebook bernama Pdt Norman Ambarita M.Th. yang mencantumkan keterangan pada bagian bio terkait penyaluran bantuan untuk umat Nasrani melalui Kementerian Agama.
Untuk memastikan kebenaran informasi, tim memeriksa akun Instagram terverifikasi milik Kementerian Agama Republik Indonesia, yakni @kemenag_ri dan @kemenagbimaskristen.
Dalam unggahan resmi yang dikutip pada Rabu (18/2/2026), Kementerian Agama mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap surat atau informasi palsu yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag RI.
Kementerian Agama menegaskan bahwa beredarnya surat terkait penyaluran “Bantuan Dana DAP (Direct Aid Program)” yang mencatut kerja sama dengan Australia adalah tidak benar atau hoaks. Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap informasi bantuan yang tidak bersumber dari kanal resmi pemerintah.
Selain itu, tim juga menelusuri cuplikan presenter televisi dalam video tersebut. Pencarian mengarah pada video yang diunggah melalui akun YouTube Shorts @bayotonga16. Video itu diketahui telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Dalam versi aslinya, presenter tersebut tidak membahas dana bantuan, melainkan memberitakan peristiwa banjir di Batang Toru, Sumatera Selatan.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda
-
Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks
-
AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta
-
Data dan Fakta Bantah Sesat Logika Rocky Gerung: Pesepak Bola Bagus dari Afrika karena MBG
-
Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar