Waspada! Obat Tetes Mata Mengandung Steroid Bisa Picu Katarak

Menurutnya, penggunaan obat tetes mata mengandung steroid untuk mengobati indikasi alergi bisa menyebabkan katarak.

Suhardiman
Kamis, 09 April 2026 | 15:17 WIB
Waspada! Obat Tetes Mata Mengandung Steroid Bisa Picu Katarak
Ilustrasi obat tetes mata. (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • Dokter spesialis mata Amir Shidik memperingatkan bahwa penggunaan obat tetes mata mengandung steroid secara sembarangan berisiko menyebabkan katarak dan glaukoma.
  • Penggunaan obat steroid tanpa resep dokter untuk mengatasi mata gatal atau merah dapat memicu kenaikan tekanan bola mata yang berbahaya.
  • Masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gangguan mata agar mendapatkan penanganan medis yang tepat dan aman.

SuaraSumbar.id - Katarak merupakan salah satu gangguan penglihatan yang paling sering dialami masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh sehingga penglihatan terlihat buram, berkabut, bahkan dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan tepat.

Dokter spesialis mata subspesialis katarak dan bedah refraksi, Amir Shidik, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan obat tetes mata, terutama yang mengandung steroid.

Menurutnya, penggunaan obat tetes mata mengandung steroid untuk mengobati indikasi alergi bisa menyebabkan katarak.

"Obat steroid memang enak buat (mengobati mata) gatal, tapi, bikin glaukoma dan katarak,” kata Amir, melansir Antara, Kamis, 9 april 2026.

Menurut Amir, kelompok yang paling rentan mengalami alergi mata adalah anak-anak, terutama yang berusia di bawah 15 tahun. Alergi mata bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari debu, susu, hingga kondisi lingkungan.

Alergi yang kerap ditandai dengan mata gatal atau mata merah sering membuat seseorang menggunakan obat tetes mata tanpa konsultasi dan resep dokter. Praktik menggunakan obat tetes mata tanpa resep memicu penyalahgunaan obat tetes mata berbahan steroid hingga menimbulkan efek samping.

“Obat mata steroid itu efek sampingnya tekanan bola mata naik, katarak lebih cepat,” ujar Amir.

Jika anak atau orang dewasa mengalami keluhan seperti mata merah atau sering mengucek mata, Amir menyarankan untuk memeriksakan diri kepada dokter untuk mengetahui apalah keluhan itu disebabkan oleh mata kering atau reaksi alergi. Terutama pada mata merah, sang dokter menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika kondisi tidak membaik dalam satu hingga dua hari.

"Mata merah itu tanda inflamasi. Pada saat itulah kita butuh antibiotik, tapi, harus dalam pengawasan dokter," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini