Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari

Gunung Marapi kembali erupsi pada Selasa (24/3/2026) sore. Letusan ini menambah catatan aktivitas vulkanik yang terjadi dalam satu hari.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 24 Maret 2026 | 21:31 WIB
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
Gunung Marapi di Sumbar. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Gunung Marapi erupsi dua kali dalam satu hari.

  • Tidak ada laporan kerusakan akibat aktivitas vulkanik terbaru.

  • Warga diminta waspada lahar dingin dan hujan abu.

     

SuaraSumbar.id - Gunung Marapi kembali erupsi pada Selasa (24/3/2026) sore. Letusan ini menambah catatan aktivitas vulkanik yang terjadi dalam satu hari.

Peristiwa Gunung Marapi erupsi ini dilaporkan oleh Pos Gunung Api (PGA) setempat dan terjadi sekitar pukul 17.54 WIB.

Petugas PGA Gunung Marapi, Ilhamdi Saputra, menyampaikan bahwa Gunung Marapi erupsi tersebut terjadi tanpa visual tinggi kolom abu yang jelas. Hal itu disebabkan kondisi cuaca yang tertutup awan di sekitar puncak gunung.

"Terjadi erupsi Gunung Marapi pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 17.54 WIB," kata Ilhamdi.

Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa Gunung Marapi erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 28 milimeter dan berdurasi sekitar 24 detik.

Sebelumnya pada hari yang sama, gunung yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat ini juga mengalami erupsi pada pukul 14.26 WIB. Letusan tersebut memiliki durasi 26 detik dan terekam dengan amplitudo maksimum 28,6 milimeter.

Meski terjadi dua kali erupsi dalam satu hari, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat aktivitas vulkanik tersebut. Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas gunung api tersebut.

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat di sekitar wilayah terdampak.

Pertama, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi, tepatnya di Kawah Verbeek.

Selain itu, PVMBG juga mengingatkan adanya potensi bahaya lahar dingin, terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung. Ancaman ini meningkat saat hujan turun atau memasuki musim penghujan.

Apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker guna melindungi saluran pernapasan dari paparan abu vulkanik. PVMBG juga meminta masyarakat tetap tenang, menjaga situasi kondusif, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Hingga kini, perkembangan Gunung Marapi erupsi masih terus dipantau oleh petugas guna memastikan keselamatan warga di sekitar kawasan gunung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak