Aktivitas Gunung Marapi Stabil, Ini Penjelasan Badan Geologi

Aktivitas Gunung Marapi di Sumbar dilaporkan relatif stabil.

Riki Chandra
Kamis, 05 Maret 2026 | 19:30 WIB
Aktivitas Gunung Marapi Stabil, Ini Penjelasan Badan Geologi
Warga berbincang di kaki Gunung Singgalang, Nagari Pandai Sikek, Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (7/1/2024). [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww]
Baca 10 detik
  • Aktivitas Gunung Marapi relatif stabil tanpa indikasi tambahan suplai magma.

  • Pemantauan seismik menunjukkan tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik signifikan.

  • Badan Geologi memastikan kondisi pascaerupsi Gunung Marapi masih stabil.

     

SuaraSumbar.id - Aktivitas Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), dilaporkan relatif stabil berdasarkan pemantauan terbaru Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pemantauan Badan Geologi pada periode 16–28 Februari 2026 menunjukkan belum adanya indikasi peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan dari gunung api aktif tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menyebutkan bahwa aktivitas Gunung Marapi selama periode tersebut tidak menunjukkan lonjakan gempa yang mengarah pada adanya tambahan suplai magma dari kedalaman.

"Aktivitas kegempaan Gunung Marapi relatif stabil, tidak terlihat peningkatan gempa yang mengindikasikan adanya tambahan suplai magma dari kedalaman," kata Lana Saria dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/3/2026).

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa aktivitas Gunung Marapi masih didominasi gempa yang berkaitan dengan tekanan fluida dangkal.

Jumlah gempa teramati terbatas dan tidak diikuti peningkatan tremor yang signifikan, sehingga belum menunjukkan gejala peningkatan aktivitas vulkanik.

Selain itu, nilai Real Time Seismic Amplitude Measurement (RSAM) yang menjadi indikator energi seismik gunung api juga tercatat berfluktuasi di sekitar garis dasar atau baseline. Kondisi itu menunjukkan tidak adanya akumulasi energi yang signifikan di dalam tubuh gunung api.

Badan Geologi juga mencatat nilai dv/v atau variasi kecepatan seismik didominasi angka negatif dengan fluktuasi pada kisaran rendah hingga menengah.

Secara fisik, kondisi ini mencerminkan penurunan modulus elastik atau kekakuan medium di bagian dangkal.

Meski demikian, nilai negatif tersebut tidak menunjukkan pola penurunan secara terus menerus maupun berkelanjutan. Data yang terekam justru memperlihatkan fluktuasi di kisaran yang relatif sama tanpa adanya pendalaman anomali yang berarti.

Sementara itu, parameter koherensi yang digunakan untuk memantau kestabilan struktur internal gunung api tercatat berada pada tingkat menengah hingga tinggi. Nilai tersebut juga relatif stabil meskipun sempat mengalami penurunan kecil yang bersifat sementara.

Dalam laporan pemantauan tersebut, Badan Geologi menegaskan tidak terlihat kecenderungan penurunan dv/v yang signifikan maupun gangguan koherensi yang dapat mengindikasikan adanya tekanan baru di bagian dangkal tubuh gunung api.

"Kondisi ini mencerminkan aktivitas pascaerupsi yang masih berlangsung, tanpa adanya eskalasi menuju erupsi yang lebih besar," jelas Lana.

Dengan kondisi tersebut, aktivitas Gunung Marapi hingga akhir Februari 2026 masih berada pada pola stabil tanpa indikasi peningkatan tekanan magma yang dapat memicu erupsi besar dalam waktu dekat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini