Wamen Fahri Hamzah Optimis 3 Juta Rumah Tercapai 5 Tahun, Asosiasi Developer Syariah Siap Kolaborasi

Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP RI), Fahri Hamzah, optimis program tiga juta rumah tercapai hingga lima tahun ke depan.

Riki Chandra
Kamis, 27 November 2025 | 19:35 WIB
Wamen Fahri Hamzah Optimis 3 Juta Rumah Tercapai 5 Tahun, Asosiasi Developer Syariah Siap Kolaborasi
Silaknas Developer Property Syariah (DPS) X di Padang, Rabu (26/11/2025). [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  •  Wamen Fahri Hamzah optimis program tiga juta rumah tercapai lima tahun.

  • Pembangunan difokuskan desa, kota, pesisir dengan skema syariah.

  • ADPS ekspansi besar, targetkan satu juta properti syariah nasional.

SuaraSumbar.id - Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP RI), Fahri Hamzah, optimis program tiga juta rumah tercapai hingga lima tahun ke depan.

"Walau tahun ini belum tercapai, karena keterbatasan anggaran, namun saya optimis selama kepimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, tiga juta rumah adalah program prioritasnya," kata Fahri saat menghadiri Silaknas Developer Property Syariah (DPS) X di Padang, Rabu (26/11/2025).

Fahri menyebutkan program ini merupakan janji kampanye yang tidak boleh diingkari dan akan melibatkan pembangunan tiga juta dalam setahun.

"Di pecah satu juta di desa, satu juta di kota dan satu juta di pesisir," jelas Fahri.

Dalam desain penyelesaiannya, kata mantan politikus PKS itu, satu juta di desa itu perbaikan atau renovasi rumah, karena keadaan rumah rakyat tidak memadai paling banyak di desa.

"Kemudian di pesisir, kita mau tata kawasannya, kerja sama dengan kementrian KKP untuk membentuk kawasan nelayan lebih baik. Oleh KKP disebutnya Program Kampung Nelayan Merah Putih. Program itu sudah jalan," ucapnya.

"Selanjutnya satu juta rumah di kota itu, kita memprioritaskan rumah vertikal atau dikenal rumah susun. Sebab, di kota sudah tidak ada tanah, itu pun mahal. Ditambah lagi banyak tempat kumuh, perlu di perbaiki dengan cara rumah itu dibangun ke atas. Sekarang sedang kita lakukan, mulai dari desain kebijakannya, penataan kelembagaannya, hingga program mulai berjalan. Mudah-mudahan tahun depan, Januari mulai di eksekusi," sambungnya lagi.

Seraya menegaskan program tiga juta rumah diproyeksikan baru bisa optimal dimulai pada 2026, setelah anggaran tahun 2026 disahkan, yang akan didukung penuh APBN.

Tapi, dijelaskan Fahri, yang paling penting tugas pemerintah adalah membuat harga rumah rendah. Jika harga sudah rumah turun, metode pembiayan pasti adil. Problemnya sekarang, harga rumah masih tinggi, karena harga tanah belum terkendali.

"Tugas kita sekarang adalah mengendalikan harga tanah," ucapnya.

Terkait Asosiasi Developer Property Syariah (ADPS), Fahri menilai skema pembiayaannya alternatif dirasa lebih adil karena tidak pakai bunga dan sistim diangap riba, tidak ada sita menyita dan lebih pasti memberikan ketenangan kepada mereka terlibat.

Pernyataan itu juga dibenarkan Founder & CEO ADPS, Muhammad Rosyid Aziz. "ADPS berdiri karena keprihatinan kita yang tinggal di kawasan penduduknya mayoritas muslim, 87 persen. Apalagi di Padang. Sayangnya, mendapatkan rumah tergaransi syariah sulit. Memang ada yang menggunakan label syariah, tapi cukup banyak permasalahan, di antaranya tinjauan muamalat," jelasnya.

Kemudian, ditambah adanya Fatwa MUI nomor 1 tahun 2024. Atas pertimbangan itu, DPS mengagas konsep bagaimana memiliki rumah dengan cara tergaransi halal sesuai syariah, tidak melanggar perintah Allah SWT.

Rosyid memaparkan capaian DPS yang fantastis, dimana saat ini pihaknya sudah memiliki lebih dari 3.312 member dan 1.729 proyek yang tersebar di 36 Provinsi di Indonesia.

"Saat ini, DPS telah menggarap 2.798 hektare lahan dan menyediakan 174.141 unit hunian. Skala bisnis ini didukung serapan 28.300 lebih tenaga kerja dan nilai transaksi rata-rata Rp132 miliar per bulan," kata Rosyid.

Silaknas X Padang 2025 ini, sebut Ust Rosyid Aziz lagi, menjadi bukti nyata sinergi dan kolaborasi dalam bisnis syariah mampu mempercepat terwujudnya target besar DPS yakni menghadirkan 1 juta unit properti syariah di Indonesia.

"Momentum ini menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi dalam membangun properti tanpa riba. Kini saatnya member DPS ikut ambil peran dan jadi bagian dari gerakan besar menuju 1 juta unit properti syariah," imbaunya.

Selama ini, lanjut Rosyid lagi, masyarakat Indonesia telah lama mengetahui cara pembelian rumah lewat fasilitas dari perbankan yang ada.

"Namun yang harus diperhatikan dari konsep Property Syariah ini dengan konsep perbankan adalah konsep kepemilikan yang ditawarkan konsep Property Syariah. Indonesia adalah negara yang mayoritas 85 persen penduduknya beragama Islam," tuturnya.

Ketua ADPS Arief Sungkar menjelaskan, bahwa ADPS merupakan developer yang menyediakan rumah dengan konsep pembiayaan syariah tanpa melibatkan pihak ketiga.

"Jadi ketika ada jual beli, langsung antara penjual dan pembeli. Sehingga konsumen langsung beli atau mengangsur ke developer. Konsep properti syariah yang kami bangun untuk memberikan solusi masyarakat bisa membeli rumah tanpa riba," kata Arief.

"Kami juga menciptakan jutaan lapangan pekerja yang telah ikut dalam putaran bisnis untuk proyek properti syariah kami sejak 2013," katanya.

Kontributor: Saptra S

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini