Mengukuhkan Sikerei, Cara Menyelamatkan Budaya Asli Mentawai Agar Tak Punah!

Mentawai menyiapkan anggaran pengukuhan Sikerei sebagai langkah menjaga keberlanjutan budaya asli Mentawai yang kian terancam punah.

Riki Chandra
Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:20 WIB
Mengukuhkan Sikerei, Cara Menyelamatkan Budaya Asli Mentawai Agar Tak Punah!
Sikerei atau dukun tradisional Mentawai mencari dedaunan. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Pemkab Kepulauan Mentawai siapkan anggaran pengukuhan Sikerei baru.
  • Langkah ini jaga kelestarian budaya asli Mentawai dari kepunahan.
  • Pemerintah bentuk Dewan Sikerei untuk pendataan dan kesejahteraan tabib.

SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menyiapkan anggaran pengukuhan Sikerei sebagai langkah menjaga keberlanjutan budaya asli Mentawai yang kian terancam punah. Langkah ini dilakukan karena jumlah Sikerei Mentawai yang masih aktif kini semakin sedikit.

Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa mengatakan, pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran agar calon-calon Sikerei Mentawai bisa segera dikukuhkan.

Menurutnya, kebijakan ini diambil setelah melihat semakin berkurangnya jumlah tabib tradisional di daerah tersebut.

“Saat ini jumlah Sikerei di Mentawai kurang dari 100 orang. Dari jumlah itu, hanya sekitar 20 orang yang berasal dari kalangan muda, sementara sisanya sudah berusia lanjut,” ujar Rinto, Selasa (28/10/2025).

Pemerintah daerah berharap program anggaran pengukuhan Sikerei ini menjadi solusi konkret agar budaya asli Mentawai tetap terjaga. Rencananya, proses pengukuhan dilakukan secara serentak agar lebih efisien dan tidak membebani masyarakat, mengingat biaya pengukuhan satu orang Sikerei bisa mencapai Rp 50 juta.

“Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah, kami ingin memastikan regenerasi Sikerei Mentawai tetap berjalan dan tradisi tidak punah,” ujarnya.

Selain berperan sebagai tabib atau dukun tradisional, Sikerei memiliki posisi penting dalam masyarakat karena dianggap sebagai tokoh adat yang bisa menengahi persoalan sosial dan menjaga keseimbangan kehidupan warga Mentawai.

Ke depan, Pemkab Kepulauan Mentawai berencana membentuk Dewan Sikerei yang akan bertugas mengukuhkan Sikerei baru, melakukan pendataan, serta memikirkan kesejahteraan mereka.

Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025, pemerintah daerah juga mendorong generasi muda di "Bumi Sikerei" untuk ikut melestarikan budaya asli Mentawai. Salah satunya dengan memanfaatkan dunia digital untuk mempromosikan kreativitas dan aktivitas Sikerei Mentawai agar semakin dikenal luas.

Melalui anggaran pengukuhan Sikerei, pemerintah berharap budaya dan nilai-nilai kearifan lokal Mentawai tetap hidup di tengah arus modernisasi yang semakin kuat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak