Kasi Humas Polres Merangin, Iptu Ruly, menyampaikan bahwa pasangan ini baru sebulan tinggal di rumah kontrakan tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban, sehingga polisi menduga bahwa mereka meninggal karena bunuh diri.
“Mereka memang meninggal akibat gantung diri. Namun, kami belum mengetahui secara pasti penyebab atau motif dari tindakan tersebut,” ujar Iptu Ruly, Minggu (15/12/2024).
Jenazah pasutri itu telah dievakuasi ke RSUD Kolonel Abundjani Bangko untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga:Geger di Merangin! Pasutri Asal Sumbar Meninggal Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Hidup
Imbauan untuk Masyarakat
Pemberitaan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan bukan untuk menginspirasi tindakan serupa.
Pihak kepolisian dan berbagai lembaga terkait mengimbau masyarakat yang mengalami tekanan mental, depresi, atau masalah psikologi lainnya agar segera mencari bantuan dari psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental.
Tindakan bunuh diri bukanlah solusi atas permasalahan. Dukungan dan perhatian dari keluarga, sahabat, serta tenaga profesional dapat membantu mengatasi tekanan yang dirasakan.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga:Tak Terima Dituduh Asusila, Kepsek SMKN di Agam Polisikan 5 Pendemo