Babi dan Simpai Turun Gunung, Marapi Siaga Level III

Ini menjadi tanda alam bagi kami yang tinggal di kaki Gunung Marapi, ujarnya.

Chandra Iswinarno
Selasa, 12 November 2024 | 15:00 WIB
Babi dan Simpai Turun Gunung, Marapi Siaga Level III
Letusan Gunung Marapi terlihat jelas dari Kabupaten Agam. [Dok.Antara]

“Hewan tak suka debu, tak suka dengan suhu panas, dan stres dengan dentuman. Maka, mereka akan berusaha mencari tempat yang lebih nyaman dan aman,” jelas Ade.

Ia menganggap fenomena ini sebagai tanda peringatan alami yang seharusnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat setempat.

Peringatan untuk Wilayah di Kawasan Rawan Bencana (KRB)

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sumbar, Ilham Wahab, menyatakan bahwa sembilan kecamatan di sekitar Gunung Marapi termasuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) tingkat I hingga III.

Baca Juga:Hewan Turun Gunung, Pertanda Marapi Semakin Berbahaya?

Di antaranya adalah Kecamatan Batipuh, Pariangan, Sungai Tarab, Salimpaung, Tanjung Baru, Sungai Puar, Canduang, dan Baso.

Masyarakat di kawasan KRB diminta tetap waspada dan mematuhi arahan dari pihak berwenang terkait aktivitas Gunung Marapi yang kini berada pada Level III Siaga.

Ade juga mendorong penguatan pengetahuan lokal atau local wisdom yang dimiliki masyarakat sekitar sebagai mitigasi awal terhadap potensi bencana.

Dengan meningkatnya aktivitas gunung dan perubahan perilaku hewan liar, masyarakat di sekitar Gunung Marapi diimbau untuk waspada dan menjadikan fenomena ini sebagai sinyal peringatan agar lebih siap menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.

Kontributor : Rizky Islam

Baca Juga:Awas! Hujan Lebat Ancam Picu Lahar Dingin Gunung Marapi, BMKG Intensifkan Pemantauan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini