Gadis Penjaja Gorengan yang Dibunuh di Padang Pariaman Sempat Ditawarkan Beasiswa untuk Kuliah

"Iya, ada tawaran beasiswa untuk Nia. Dia anak yang cerdas dan berprestasi, makanya ada pihak yang memberikan beasiswa untuknya melanjutkan kuliah," tambah Ahmad Yuni Kamil.

Chandra Iswinarno
Rabu, 11 September 2024 | 14:16 WIB
Gadis Penjaja Gorengan yang Dibunuh di Padang Pariaman Sempat Ditawarkan Beasiswa untuk Kuliah
Gorengan yang merupakan dagangan miliki Nia ditemukan tak jauh dari lokasi ia dikubur. [Dok.Istimewa]

SuaraSumbar.id - Tragedi menyayat hati terjadi di Nagari Guguak, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Nia, seorang gadis berusia 18 tahun yang dikenal sebagai penjaja gorengan, ditemukan tewas secara tragis. Jasadnya terkubur tanpa busana di sebuah perkebunan dekat rumahnya pada Minggu (8/9), dengan dugaan kuat ia menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Sosok Nia dikenal sebagai pejuang keluarga. Setiap hari, sepulang sekolah, ia membantu ibunya dengan berjualan gorengan keliling kampung dari sore hingga waktu magrib.

Kehidupannya yang sederhana tak menghalangi Nia untuk terus berusaha mengangkat ekonomi keluarganya, meskipun ayahnya jarang di rumah.

Baca Juga:Polisi Beberkan Soal Pelaku Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Sudah Ditangkap?

Wali Nagari Guguak, Ahmad Yuni Kamil, menggambarkan Nia sebagai gadis yang baik, ramah, dan pekerja keras. Sejak SMP, Nia sudah terbiasa berjualan gorengan untuk membantu keluarganya.

Ia dikenal luas oleh warga setempat karena semangatnya yang luar biasa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

"Selama ini Nia tidak pernah bermasalah dengan siapa pun. Dari SMP, dia sudah membantu orang tuanya berjualan. Kami sangat kehilangan," ujar Ahmad Yuni Kamil, Rabu (11/9/2024).

Masa depan Nia sebenarnya terlihat cerah. Setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA, ia bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Bahkan, Nia sempat ditawarkan beasiswa karena kecerdasannya yang telah terbukti selama sekolah. Ia sering kali meraih peringkat atas di kelasnya, membuat banyak pihak yakin dengan potensinya untuk sukses di masa depan.

Baca Juga:Tangis Pecah Iringi Pemakaman Gadis Penjual Gorengan Korban Pembunuhan di Padang Pariaman

"Iya, ada tawaran beasiswa untuk Nia. Dia anak yang cerdas dan berprestasi, makanya ada pihak yang memberikan beasiswa untuknya melanjutkan kuliah," tambah Ahmad Yuni Kamil.

Namun, impian Nia untuk melanjutkan pendidikan harus terhenti secara tragis. Gadis yang penuh harapan itu menjadi korban kebiadaban para pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

Jasad Nia ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terkubur dengan tangan terikat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh masyarakat setempat.

Kejadian ini tidak hanya mengejutkan masyarakat Padang Pariaman, tetapi juga seluruh Sumatera Barat. Masyarakat berharap pihak berwenang segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan bagi Nia dan keluarganya.

Kontributor : Rizky Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak