Polemik Renovasi Stadion GHAS Padang, Semen Padang FC Siapkan Alternatif Jelang Liga 1

"Sampai hari ini, belum ada kemajuan. Kami sudah mengikuti semua prosedur yang diperlukan, tetapi masih ada tarik ulur tanpa kejelasan," keluh Rosiade.

Bernadette Sariyem
Senin, 13 Mei 2024 | 21:01 WIB
Polemik Renovasi Stadion GHAS Padang, Semen Padang FC Siapkan Alternatif Jelang Liga 1
Pesepak bola Malut United Frets Butuan (kiri) berusaha melewati hadangan pesepak bola Semen Padang Syaiful Ramadhan (tengah) dan Firman Juliansyah (kanan) saat pertandingan Leg 1 Semifinal Liga 2 Indonesia di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (25/2/2024). [Dok.Antara]

SuaraSumbar.id - Semen Padang FC, klub sepak bola yang ikonik di Sumatra Barat, menghadapi dilema menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2024/2025.

Belum adanya kepastian hak pengelolaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terkait Stadion GOR Haji Agus Salim (GHAS) Padang membuat manajemen klub harus memikirkan alternatif lain untuk homebase mereka.

Penasehat tim Semen Padang FC, H Andre Rosiade, menyatakan bahwa jika GHAS tidak segera direnovasi, klub telah menyiapkan dua stadion di Jakarta sebagai opsi sementara.

"Kami telah menyiapkan Stadion Madya Gelora Bung Karno dan Stadion PTIK di Jakarta Selatan sebagai alternatif. Stadion PTIK akan digunakan untuk tiga laga awal tanpa penonton, sementara Stadion Madya akan digunakan untuk pertandingan yang melibatkan penonton," ujar Rosiade, dikutip hari Senin (13/5/2024).

Kepastian mengenai pengelolaan stadion dari Pemprov Sumbar masih belum jelas, meskipun manajemen klub telah melakukan pertemuan berkali-kali dengan berbagai pejabat, termasuk Wakil Gubernur Audy Joinaldi dan Gubernur Mahyeldi.

"Sampai hari ini, belum ada kemajuan. Kami sudah mengikuti semua prosedur yang diperlukan, tetapi masih ada tarik ulur tanpa kejelasan," keluh Rosiade.

Stadion GHAS, yang berkapasitas 12 ribu penonton dan berada di jantung Kota Padang, membutuhkan renovasi untuk memenuhi standar Liga 1. Namun, dengan waktu yang terbatas menjelang kick-off pada 1 Agustus, situasi menjadi semakin mendesak.

CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, juga menyampaikan frustrasinya mengenai ketidakpastian ini.

"Kami khawatir karena Liga 1 akan dimulai pada 1 Agustus, dan permohonan renovasi GHAS masih belum mendapat jawaban. Kami memerlukan kepastian secepatnya untuk bisa melakukan persiapan yang memadai," ucap Bernadino.

Stadion Madya Gelora Bung Karno dan Stadion PTIK di Jakarta telah disiapkan sebagai jaring pengaman jika GHAS tidak bisa digunakan, mengingat mereka memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung supporter Semen Padang FC. Namun, preferensi tetap pada penggunaan GHAS sebagai homebase jika memungkinkan.

Polemik ini menunjukkan tantangan yang dihadapi klub lokal dalam mengelola infrastruktur olahraga yang ada. Pemprov Sumbar diharapkan dapat memberikan keputusan yang akan mendukung pertumbuhan sepak bola regional dan kepentingan penggemar Semen Sandang FC.

Kontributor : Rizky Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini