Tiga Korban Selamat dari Ledakan Maut Tambang Batu Bara Sawahlunto Pulang dari RS, 1 Orang Masih Dirawat Intensif

Korban yang masih di RS menjalani perawatan di Ruangan Intensive Care Unite (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sawahlunto.

Riki Chandra
Minggu, 11 Desember 2022 | 15:19 WIB
Tiga Korban Selamat dari Ledakan Maut Tambang Batu Bara Sawahlunto Pulang dari RS, 1 Orang Masih Dirawat Intensif
Kapolres Sawahlunto AKBP Purwanto Hari Subekti melihat kondisi korban ledakan yang mengalami luka bakar. [Dok.Antara]

SuaraSumbar.id - Tiga dari empat orang korban selamat dari ledakan tambang batu bara milik PT. Nusa Alam Lestari (NAL) di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Hal itu dinyatakan Kapolres Sawahlunto AKBP Purwanto Hari Subekti. "Empat orang korban selamat itu, tiga orang sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan, sedang satu orang masih dirawat di RSUD Kota Sawahlunto,” katanya, Minggu (11/12/2022).

Korban yang masih di RS menjalani perawatan di Ruangan Intensive Care Unite (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sawahlunto.

"Saudara Arif merupakan salah seorang korban yang dirawat intensif karena luka bakar akibat kejadian ledakan di lubang tambang batu bara bawah tanah PT. Nusa Alam Lestari (NAL)," katanya.

Baca Juga:Identitas 14 Korban Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto, 10 Orang Tewas dengan Luka Bakar

Dia berharap agar pihak rumah sakit dan pihak-pihak terkait untuk selalu berkoordinasi serta berkolaborasi dalam memberikan penanganan lebih lanjut sehingga korban cepat pulih.

“Para korban telah mendapatkan penanganan sangat baik oleh tim medis dari RSUD Kota Sawahlunto yang berkompeten dan profesional sehingga diharapkan semuanya bisa terselesaikan dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyatakan gas metana diduga menjadi penyebab terjadinya ledakan di lubang tambang SD C2 (Lori 2) milik PT Nusa Alam Lestari di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat pada Jumat pagi pukul 08.30 WIB.

"Laporan yang saya terima sejauh ini memang diduga kuat akibat adanya gas metana yang memicu terjadinya ledakan, namun kita akan turunkan tim khusus dari Polda Sumbar untuk melakukan penyelidikan," katanya.

Ia mengatakan polisi akan melakukan pengecekan ulang dan mengkaji standar operasional tambang yang dalam kedalaman tertentu memang terdapat gas metana.

Baca Juga:Terakhir! Total 10 Meninggal Dunia, Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto

"Seharusnya ada standar keselamatan jika ada letupan akibat gas metana, namun kami akan melakukan penyelidikan," katanya.

Total ada 14 orang yang tertimbun di dalam lubang tambang batu bara tersebut dan 10 orang dinyatakan meninggal dunia dan empat orang selamat namun menjalani perawatan di RSUD Sawahlunto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini