“Penting banget ada orang yang sebelah kita itu yang mensupport, yang menguatkan. Jadi aku bilang aku berjuan melawan cancer tidak sendiri karena suami aku ada di sisi aku gitu,” katanya.
Masih kata Kiki, perkembangan kesehatannya pun terus dipantau untuk memastikan cancer yang ada di dalam tubuhnya tidak kembali membesar.
“Jadi ada kan orang yang sudah sembuh tapi kambuh lagi, banyak kejadian yang seperti itu. Jadi aku sekarang tetap dipantau oleh dokter selain imunologi juga melakukan pet scan per tiga bulan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukurnya atas kesehatan yang kini dirasakan pasca divonis kanker stadium empat. Pasalnya, tidak sedikit pasien dengan penyakit yang sama telah meninggal dunia.
“Aku denger ketika aku berobat waktu itu, aku tanya dokter orang yang itu kemana dok? ia sudah meninggal. Ada beberapa orang yang kemo bareng aku meninggal gitu,” katanya.
Ia mengimbau, masyarakat untuk lebih peka terhadap kanker. Hal tersebut lantaran penyakit yang ia derita tersebut dipicu oleh faktor genetik bukan dari pola hidup yang dijalankan.
“Sebenarnya dari dulu aku menerapkan pola hidup sehat, aku suka olahraga, aku tidur cukup. Cuma ini juga bagus untuk masyarakat yang belum ngerti. Cancer itu kata dokter dari faktor genetik. Kita sebaiknya periksa darah namanya cancer marker,” katanya.
“Karena aku ga tau waktu itu kalau keluarga aku banyak yang cancer. Jadi waktu itu aku ga pernah cancer markernya. Padahal setiap bulan aku melakukan general check up,” katanya.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga:Kiki Fatmala Sebut Sang Suami Menjadi Penyemangat Melawan Kanker