Pertumbuhan Ekonomi Pariaman Capai 5,5 Persen

Angka itu naik 1,97 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 3,53 persen.

Suhardiman
Senin, 17 Oktober 2022 | 16:33 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Pariaman Capai 5,5 Persen
Pertumbuhan Ekonomi Pariaman Capai 5,5 Persen. [Antara]

SuaraSumbar.id - Pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman, Sumatera Barat mencapai 5,5 persen pada 2022. Angka itu naik 1,97 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 3,53 persen.

"Pada 2020 kita dihantam pandemi COVID-19 sehingga pertumbuhan ekonomi Pariaman -1,32 persen dan pada 2021 menjadi 3,53 persen," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar melansir Antara, Senin (17/10/2022).

Peningkatan pertumbuhan ekonomi itu disebabkan karena adanya bantuan dari pemerintah pusat untuk menangani dampak sosial dan ekonomi pandemi serta program yang diusung dirinya bersama Mardison Mahyuddin sebagai wakil wali kota.

Pariaman juga mendapatkan banyak bantuan dari pemerintah pusat untuk peningkatan ekonomi masyarakat baik dari sektor pariwisata, perikanan, maupun pertanian.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut selaras dengan tingkat kemiskinan Pariaman yang mengalami penurunan yaitu 4,05 persen pada 2022 padahal pada 2021 angkanya berada pada 4,38 persen dan pada 2018 5,3 persen.

Angka kesenjangan ekonomi masyarakat di Pariaman pada 2021 mencapai 0,301 dan angka itu turun pada 2022 menjadi 0,295 sedangkan pada 2018 berada pada angka 0,316.

Untuk indeks pembangunan manusia (IPM) di Pariaman terus meningkat semenjak 2018 dengan posisi 76,26 tahun lalu pada 2019 76,70 tahun, pada 2020 76,90 tahun, pada 2021 77,07 tahun dan pada 2022 berada pada angka 77,54 tahun.

Lalu untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT), lanjutnya juga terjadi penurunan yakni pada 2022 berada pada angka 5,6 persen sedangkan pada 2021 berada pada angka 6,09 persen dan pada 2018 5,82 persen.

Untuk rata-rata sekolah di Pariaman pada 2022 mencapai 10,84 tahun yang angka tersebut naik dari 2018 yang mencapai 10,36 tahun.

Peningkatan angka IMP dan angka rata-rata lama sekolah serta penurunan TPT di daerah itu disebabkan karena program pendidikan yang direalisasikan di daerah itu.

Adapun program tersebut yaitu di antaranya wajib belajar 12 tahun sehingga pemerintah setempat menggratiskan sekolah warganya mulai dari SD sampai ke SMA sederajat.

Pihaknya juga memiliki program Satu Keluarga Satu Sarjana untuk menguliahkan anak dari keluarga miskin serta memberikan pelatihan kepada pemuda di daerah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak