Untuk Warga Solok, Pemkot Beri Rp 1 Juta Bagi yang Berhenti Merokok

Dirinya menyebutkan setiap tahun disiapkan insentif untuk 20 orang.

Suhardiman
Senin, 10 Oktober 2022 | 20:16 WIB
Untuk Warga Solok, Pemkot Beri Rp 1 Juta Bagi yang Berhenti Merokok
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

SuaraSumbar.id - Pemkot Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar), memberi insentif Rp 1 juta kepada warganya yang berhenti merokok. Hal ini sebagai motivasi agar bisa meninggalkan kebiasaan merokok dan menerapkan perilaku hidup sehat.

"Saya melihat rata-rata pengeluaran masyarakat untuk membeli rokok hampir Rp 400 ribu sebulan dan itu lebih banyak pada masyarakat kalangan tidak mampu, Bahkan semakin miskin konsumsi rokoknya kian tinggi nomor dua sesudah pangan," kata Wali Kota Solok Zul Elfian, melansir Antara, Senin (10/10/2022).

Dirinya merasa heran karena ada banyak kebutuhan hidup lain yang lebih prioritas seperti pendidikan, kesehatan ketimbang harus membeli rokok.

"Maka dengan berhenti merokok yang bersangkutan diberi Rp1 juta dan bisa hemat Rp 400 ribu dari uang buat beli rokok yang bisa dipakai membeli kebutuhan yang lain," ungkapnya.

Baca Juga:Digelar Pekan Depan, Ini Jadwal Sidang Perdana Ferdy Sambo Cs, Kasus Pembunuhan Brigadir J dan Obstruction of Justice

Selain itu, warga yang berhenti merokok akan lebih sehat, keluarga terhindar dari perokok pasif dan bisa meningkatkan gizi keluarga.

Dirinya menyebutkan setiap tahun disiapkan insentif untuk 20 orang. Mekanismenya ada kader kesehatan yang membina dan mengajak warga untuk berhenti merokok.

Lalu dicek di balai kesehatan setempat setelah pelaku bersedia diberi waktu tiga bulan untuk membuktikan apakah bisa berhenti merokok.

"Setelah tiga bulan akan diketahui masih ada kandungan nikotin di tubuhnya dan jika dari hasil pemeriksaan tidak ada maka berhak mendapatkan insentif Rp 1 juta," kata dia.

Pihaknya juga menjadikan salah satu Puskesmas sebagai klinik berhenti merokok.

Baca Juga:Selangkah Lagi, Ferdy Sambo Dkk Jadi Pesakitan di Pengadilan

"Hingga saat ini sudah ada 30 orang yang berhenti merokok dan mendapatkan insentif," katanya.

Ia mengakui ada penolakan terhadap program ini karena masyarakat membeli rokok dengan uang sendiri namun ia menekankan ini bersifat imbauan.

"Kapan lagi mau berhenti merokok kalau tidak sekarang," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini