Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nelayan Mengeluh Tak Bisa Melaut karena Kekurangan Stok BBM

Suhardiman Kamis, 22 September 2022 | 18:39 WIB

Nelayan Mengeluh Tak Bisa Melaut karena Kekurangan Stok BBM
Ilustrasi nelayan tradisional.(pixabay)

Mereka pun merugi lantaran tak bisa menafkahi keluarga secara ekonomi.

SuaraSumbar.id - Nelayan mengeluh tidak bisa melaut karena kekurangan stok BBM bersubsidi. Mereka pun merugi lantaran tak bisa menafkahi keluarga secara ekonomi.

Demikian diungkap oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau Herman Mahmud melansir Antara, Rabu (22/9/2022).

"Untuk membantu nelayan, maka surat permohonan penambahan kuota BBM bersubsidi melalui SPBBUN Koperasi Kerapu Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai sudah dilayangkan ke Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Cq Direktur Kepelabuhan Perikanan," katanya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menyampaikan permohonan penambahan kuota BBM bersubsidi itu ke BPH Migas atau Pertamina.

Baca Juga: Michael Learns To Rock Bakal Konser di Palembang, Segini Harga Tiket Termurah Dan Termahal

"Permohonan segera disampaikan sebab jika nelayan tidak melaut mencari ikan ekonomi mereka akan terpuruk," katanya.

Stok BBM yang ada di SPBBUN Kerapu ini tidak mencukupi kebutuhan para nelayan. Setiap bulannya ada 96 orang nelayan anggota koperasi ini membutuhkan 53.350 ribu liter untuk melaut.

Sementara SPBBUN hanya mendapatkan kuota BBM sebesar 35 ribu liter. Artinya, masih ada kekurangan kuota sekitar 18.350 liter lagi.

SPBBUN ini juga melayani nelayan dari Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Sebanyak 82 nelayan Kecamatan Rupat ini yang menggantungkan BBM sebesar 31.850 liter di SPBBUN Kerapu Dumai.

Selain letak SPBBUN tersebut berdekatan dengan domisili para nelayan Rupat, katanya, SPBBUN ini juga merupakan satu-satunya yang beroperasi di wilayah ini. Dari akumulasi, total nelayan yang dilayani SPBBUN ini adalah 178 orang dengan total kebutuhan BBM sebanyak 85.200 liter per bulan.

Baca Juga: CEK FAKTA: Konsorsium 303 Diduga Ada Kaitannya Dengan Jaringan Perdagangan Manusia

"Dengan adanya penambahan BBM, kita berhadap para nelayan Kota Dumai dapat kembali menangkap ikan untuk meningkatkan perekonomian nelayan mereka," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait