Harga Cabai Merah di Agam Naik Lagi, Kini Rp 100 Ribu per Kilogram

Harga cabai merah di pasar tradisional di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) naik dari Rp 70 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram.

Riki Chandra
Minggu, 04 September 2022 | 15:24 WIB
Harga Cabai Merah di Agam Naik Lagi, Kini Rp 100 Ribu per Kilogram
Harga cabai merah di Pasar Raya Padang mulai turun. [Dok.Covesia.com]

SuaraSumbar.id - Harga cabai merah di pasar tradisional di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) naik dari Rp 70 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram. Hal ini dipicu minimnya pasokan pedagang pengumpul sejak Sabtu (3/9/2022).

Salah seorang pedagang Pasar Serikat Lubukbasung Garagahan, Wati (57) mengatakan, harga cabai merah itu naik Rp 30 ribu per kilogram.

"Harga naik dari Rp70 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram semenjak Sabtu (3/9)," katanya, Minggu (4/9/2022).

Ia mengatakan, harga cabai merah itu naik akibat pasokan berkurang di pedagang pengumpul setelah petani tidak melakukan panen raya.

Baca Juga:Material Longsor di Kawasan Mandeh Masih Dibersihkan, Ratusan Warga Masih Terisolasi

Setelah itu, cabai merah dari provinsi lain seperti, Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat dan lainnya juga tidak ada masuk.

"Harga cabai tidak normal dan sebelumnya harga cabai merah sempat Rp110 ribu per kilogram, turun menjadi Rp60 ribu per kilogram dan saat ini naik Rp100 ribu per kilogram," katanya.

Ia mengakui, kenaikan harga bahan bakar minyak jenis pertalite dan bio solar belum mempengaruhi harga kebutuhan berupa sayur berupa bawang putih masih bertahan Rp24 ribu per kilogram, bawang merah Rp25 per kilogram, kentang Rp12 ribu per kilogram.

Sementara harga buncis Rp12 ribu per kilogram, wartel Rp7 ribu per kilogram, col Rp14 ribu per kilogram dan tomat Rp12 ribu per kilogram.

"Berkemungkinan beberapa hari ke depan harga kebutuhan itu akan naik," katanya.

Baca Juga:Masih Trauma, Pengungsi Gempa Mentawai Pulang ke Rumah Masing-masing

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Agam, Dedi Asmar mengatakan, pihaknya melakukan monitoring harga dan pemantauan bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional setiap minggungya.

"Ini untuk menentukan harga kebutuhan yang naik dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok,' katanya.

Untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, Tokoh Tani Indonesia Center Sumbar melakukan bazar pasar murah di Agam dan harga kebutuhan pokok dijual dibawah harga tingkat pasar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak