KPU Coret 193 Pemilih dari Daftar Pemilih Berkelanjutan

Jumlah pemilih yang dinyatakan TMS karena telah meninggal dunia, kata Lusiana, tersebar dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong.

Suhardiman
Minggu, 31 Juli 2022 | 10:25 WIB
KPU Coret 193 Pemilih dari Daftar Pemilih Berkelanjutan
Ilustrasi KPU. [Youtube]

SuaraSumbar.id - KPU Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mencoret 193 pemilih dari Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) karena dinyatakan telah meninggal dunia.

Koordinator Divisi Program Data dan Perencanaan KPU Rejang Lebong, Lusiana mengatakan, jumlah DPB setiap saat mengalami perubahan hingga mendekati Pemilu 2024 mendatang. Hal ini seiring dengan adanya pemilih yang meninggal dunia, pindah maupun pemilih baru.

"Untuk DPB Kabupaten Rejang Lebong sampai dengan 28 Juli 2022 tercatat sebanyak 196.761 orang. Jumlahnya berkurang sebanyak 193 orang dari data pada 1 Juli 2022 lalu sebanyak 196.954 orang," katanya melansir Antara, Minggu (31/7/2022).

Berkurangnya jumlah DPB Kabupaten Rejang Lebong ini karena mereka sudah meninggal dunia, sehingga dinyatakan sudah tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih dengan rincian 122 orang pemilih laki-laki dan 71 orang pemilih perempuan.

Baca Juga:Top 5 Sport: Gibran Harap ASEAN Para Games 2022 Cetak Banyak Juara Baru

Jumlah pemilih yang dinyatakan TMS karena telah meninggal dunia, kata Lusiana, tersebar dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong.

Jumlah terbanyak berada di Kecamatan Curup Tengah sebanyak 37 orang, Kecamatan Curup sebanyak 34 orang, dan Kecamatan Curup Timur 27 orang.

Sedangkan paling sedikit berada di Sindang Beliti Ilir, yakni satu orang, Sindang Beliti Ulu ada tiga orang, dan di Kecamatan Sindang Kelingi serta Binduriang masing-masing enam orang.

Adanya temuan pemilih yang dinyatakan TMS setelah pihaknya mendapatkan data dari Kemendagri yang menyebutkan ada 850 orang dalam DPB Rejang Lebong yang sudah meninggal dunia.

"Datanya tidak serta merta kami hapus, dan terlebih dahulu kami klarifikasikan dengan pihak Dukcapil Rejang Lebong dan didapati datanya sebanyak 193 orang, saat ini datanya sudah kami hapus," katanya.

Baca Juga:Cek! STNK kamu Mati Dua Tahun, Polri Bakal Hapus Data Kendaraan

Data dari Kemendagri itu hanya berupa nomor kematian, sedangkan pihaknya harus melihat fisiknya sehingga harus dikoordinasikan dengan dukcapil setempat dan ditemukan data 193 orang yang memang telah meninggal.

Ada juga yang tidak terdata karena tidak semua warga yang meninggal dunia dilaporkan oleh pihak keluarganya ke dukcapil.

Ia mengimbau kalangan warga dan pengurus parpol di daerah ini yang mengetahui adanya warga yang sudah masuk DPB dan dinyatakan meninggal dunia, agar dilaporkan ke Dukcapil Rejang Lebong maupun KPU setempat, sehingga nantinya bisa dilakukan penghapusan dari daftar pemilih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini