alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Pemuda di Padang Dipatok Ular Piton, Dua WNA Ilegal Diciduk di Bukittinggi

Riki Chandra Rabu, 10 November 2021 | 07:15 WIB

Dua Pemuda di Padang Dipatok Ular Piton, Dua WNA Ilegal Diciduk di Bukittinggi
Ilustrasi ular piton. (Pixabay/sipa)

Dua pemuda dilaporkan dipatok ular piton saat bencana banjir rob menerjang sejumlah kawasan di Kota Padang.

SuaraSumbar.id - Sejumlah berita menarik terjadi di Sumatera Barat pada hari Selasa (9/11/2021). Di antaranya, dua pemuda dilaporkan dipatok ular piton saat bencana banjir rob menerjang sejumlah kawasan di Kota Padang.

Selain itu, dua orang WNA asal China yang diduga ilegal diamankan di Kota Bukittinggi. Lalu, bocah yang hanyut terseret air sungai sejak Minggu (7/11/2021) juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Berikut 4 berita menarik di SuaraSumbar.id.

1. Banjir Rob Terjang Kota Padang, 2 Pemuda Dipatok Ular Piton

Salah satu pemuda kena gigitan ular piton yang muncul pada saat banjir rob di Padang. [Dok.Istimewa]
Salah satu pemuda kena gigitan ular piton yang muncul pada saat banjir rob di Padang. [Dok.Istimewa]

Seekor ular piton muncul pada saat banjir rob melanda sejumlah daerah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Ular sepanjang 2,5 meter itu bahkan menggigit dua pemuda.

Baca Juga: Dua WNA Asal China Diduga Ilegal Diamankan di Bukittinggi, Sempat Sembunyi dalam Kamar

Kejadian itu terjadi di kawasan RT 03 dan 04/RW 01, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

Baca selengkapnya

2. Hilang 3 Hari, Bocah yang Terseret Arus Sungai di Padang Ditemukan Tewas

Proses evakuasi jasad bocah yang tewas terbawa arus sungai di Kota Padang. [Dok.Istimewa]
Proses evakuasi jasad bocah yang tewas terbawa arus sungai di Kota Padang. [Dok.Istimewa]

Bocah 9 tahun yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai di Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa (9/11/2021).

Komandan Regu Badan Pencarian dan Pertolongan Padang Yudi mengatakan, korban ditemukan tewas tak jauh dari lokasi dilaporkan hilang terseret arus sungai.

Baca Juga: Hilang 3 Hari, Bocah yang Terseret Arus Sungai di Padang Ditemukan Tewas

Baca selengkapnya

3. NPC Padang Sebut Panitia Paparnas XVI Papua 2021 Curangi Atlet, Ini Alasannya

Silvia, atlet tolak peluru Sumbar yang medalinya dibatalkan Panitia Peparnas XVI Papua 2021. [Dok.Istimewa]
Silvia, atlet tolak peluru Sumbar yang medalinya dibatalkan Panitia Peparnas XVI Papua 2021. [Dok.Istimewa]

Ketua National Paralympic Committe (NPC) Kota Padang, Abraham Ismed menyebut panitia Ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) XVI Papua 2021 melakukan dugaan kecurangan. Tak hanya atlet, pihaknya penyelenggara pun juga dicurangi.

Menurut Abraham Ismed, bentuk kecurangan itu seperti atlet yang di adu tidak seimbang.

Baca selengkapnya

4. Dua WNA Asal China Diduga Ilegal Diamankan di Bukittinggi, Sempat Sembunyi dalam Kamar

Sidak WNA di Kota Bukittinggi. [Dok.ANTARA]
Sidak WNA di Kota Bukittinggi. [Dok.ANTARA]

Dua orang warga negara asing (WNA) diduga ilegal asal China, diamankan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Mereka ditemukan berada di sebuah ruko di kawasan Bypass Pulai Anak Air, ketika Camat Mandiangin Koto Selayan, Mihandrik menggelar inspeksi mendadak (sidak).

Baca selengkapnya

5. Tewaskan Dua Pekerja, Wali Kota Bukittinggi Evaluasi Pengerjaan Proyek Drainase

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar. [Dok.Covesia.com]
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar. [Dok.Covesia.com]

Proyek galian drainase di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menewaskan dua orang pekerja. Keduanya terjepit dan tertimbun material galian drainase, Senin (8/11/2021) sore.

Pasca kejadian itu, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar meninjau lokasi tewasnya pekerja. Dia berjanji akan segera mengeluarkan surat evaluasi pengerjaan galian drainase di daerah rawan.

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait