facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkot Padang Didesak Tambah Lahan Pemakaman Umum

Riki Chandra Rabu, 22 September 2021 | 16:10 WIB

Pemkot Padang Didesak Tambah Lahan Pemakaman Umum
Ketua Fraksi Gerinda DPRD Padang Mastilizal Aye. [Dok.Antara]

Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) didesak untuk menambah lahan pemakaman umum.

SuaraSumbar.id - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) didesak untuk menambah lahan pemakaman umum. Selain itu, Pemkot Padang juga diminta menambah lahan pembangunan sekolah.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Gerinda DPRD Padang Mastilizal Aye. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan lantaran laju pertumbuhan masyarakat terus meningkat.

"Penambahan ini mengingat pertumbuhan penduduk Padang yang meningkat setiap tahunnya, namun ketersediaan lahan belum memadai," kata Mastilizal Aye, Rabu (22/9/2021).

Menurutnya, ada tiga lokasi pemakaman yang dikelola pemerintah. Pertama, berada di kawasan Tunggul Hitam Kota Padang yang sudah digunakan sejak tahun 1970.

Baca Juga: Kejari Padang Endus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kota Padang, 3 Saksi Sudah Diperiksa

Kemudian, ada TPU Air dingin yang sudah dibuka sejak tahun 2003 dan TPU Bungus Teluk Kabung Utara dibuka pada 2009. Ketiga lokasi tersebut saat ini sudah tidak memadai.

Ia menyampaikan selain TPU yang dikelola Pemkot Padang, juga ada beberapa lokasi pemakaman milik TNI/Polri dan suku tertentu di Padang.

Namun kondisinya, pemakaman ini tidak mampu menampung dan tidak jarang dilakukan pemakaman pada lokasi yang sama atau di kampung halaman di luar Padang.

"Melihat persoalan itu, ke depan Padang butuh lahan baru untuk dijadikan lokasi TPU Baru," ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Fraksi Gerinda DPRD Padang mendukung pembangunan TPU baru dan meminta Pemkot Padang mencari lahan dan segera usulkan anggarannya, sehingga akan dibahas dan disetujui nantinya.

Baca Juga: Penjual Miras Online Tak Berizin di Padang Diciduk Polisi

Kemudian, ia mengemukakan pembangunan jumlah sekolah negeri baik SMP/MTS dan SMA/ MAN tidak mengalami penambahan beberapa tahun belakangan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait