SuaraSumbar.id - Puluhan pemuda dan warga Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang mendemo perusahaan milik Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sumatera Barat (Sumbar), Ramal Saleh.
Aksi itu digelar pada Senin (5/7/2021). Mereka menuntut permintaan maaf Ketua KADIN Sumbar yang dianggap telah merendahkan marwah ketua pemuda setempat. Selain itu, pemilik perusahaan itu juga disebut mengadu domba antar pemuda di wilayah tersebut.
Perusahaan CV Rasdi & Co itu juga disebut tidak mau berkolaborasi dengan masyarakat sekitar. Salah satunya dalam hal program Corporate Social Responsibility (CSR).
Masyarakat itu juga menyebut perusahan Ramal Saleh itu tidak memberikan jaminan kesehatan, jaminan masa tua kepada karyawannya.
Baca Juga:Innalillahi! Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Ombak Pantai Padang
Tidak itu saja, perusahaan tersebut juga tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik itu berupa pembangunan fisik atau pembangunan karakter masyarakat.
Koordinator aksi, Rifki mengatakan, perusahaan tersebut hanya memberikan Rp 1.000 rupiah per ton usahanya untuk organisasi pemuda. Sedangkan administrasi perusahaan menjelaskan perputaran harian barang masuk (pinang) mereka hanya 1 ton perharinya.
“Jika dikalikan sebulan, CSR perusahaan hanya mengeluarkan dana Rp 30 ribu perbulannya. Padahal, dana ini kami gunakan untuk masyarakat,” katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Sejauh ini, kata Rifki, pemuda setempat sudah berupaya untuk berkomunikasi dengan cara bersilaturahmi. Namun Ketua Pemuda yang saat itu hadir diacuhkan begitu saja.
“Upaya komunikasi organisasi dalam bentuk surat audiensi juga sudah dilayangkan, hanya saja tak kunjung ditanggapi. Kami menuntut itu dengan aksi damai,” sebut Rifki.
Baca Juga:Pemuda Pembakar Rumah Orang Tuanya di Padang Terancam 12 Tahun Penjara
“Kalau masih belum ada tanggapan dari perusahaan, Insyaallah nanti kami tunas remaja bersama pemuda Organisasi Pemuda-Pemudi Hilalang Batang Kabung dan Sekitarnya (OPHILBAS), akan turun secara kolektif dan hentikan proses operasi perusahaan Ketua KADIN ini,” sambungnya lagi.
Sementara itu, Ketua KADIN Sumbar Ramal Saleh selaku pemilik perusahaan Cv Rasdi & Co membenarkan adanya aksi demo tersebut.
“Itu hanya pemuda pergi memeras saja, saya sudah laporkan ke polisi. Kemarin sekretaris saya, saya suruh melaporkannya ke polisi,” tegas Ramal.
Menurut Ramal Saleh, mereka (pemuda) sudah sering meminta ke tempatnya, namun karena sekarang tidak diberi dan mereka melakukan aksi.
“Dulu sebelum pandemi Covid-19 setiap mereka datang saya kasih, tapi sekarang adanya pandemi ini pendapatan berkurang, jadi tidak ada lagi diberikan uang makanya mereka melakukan aksi,” katanya.
Terkait aksi tersebut Ramal juga mengatakan bahwa yang ikut demo itu hanya beberapa orang pemuda setempat, dan selebihnya dari mahasiswa.