Keras! Dosen UI Sebut Blusukan Mensos Risma Sensasi Berlagak Kerja

Mensos Risma hanya berlagak bekerja guna mencari sensasi berita saja.

Riki Chandra | Hernawan
Rabu, 06 Januari 2021 | 13:35 WIB
Keras! Dosen UI Sebut Blusukan Mensos Risma Sensasi Berlagak Kerja
Menteri Sosial Tri Rismaharini blusukan ke kolong jembatan Pegangsaan, Jakarta [Kemensos]

SuaraSumbar.id - Dosen Universitas Indonesia (UI), Ronnie Higuchi Rusli menyebut aksi blusukan yang dilakukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma merupakan upaya mencari perhatian dan sensasi belaka.

Komentar pedas soal Mensos Risma yang blusukan di Jakarta itu dilayangkan Ronnie Rusli melalui akun Twitter miliknya (@Ronnie_Rusli) pada Selasa (5/1/2021).

"Blusukan Bu Risma sudah ketahuan kalau di Jakarta cuma cari perhatian dan sensasi," tulisnya seperti dikutip Suara.com.

Ronnie Rusli mengatakan, Mensos Risma hanya berlagak bekerja guna mencari sensasi berita saja. Oleh sebab itu, dia menyebut baiknya Risma kembali ke Surabaya saja.

Baca Juga:Blusukan Risma Dikritik Habis, Ferdinand Colek Gubernur yang Pencitraan

"Belagak bekerja untuk cari sensasi berita saja. Lebih baik di Surabaya sajalah," tandas Dosen UI tersebut.

Cuitan Ronnie Higuchi Rusli Menyebut Blusukan Mensos Risma Cuma Caper (Twitter).
Cuitan Ronnie Higuchi Rusli Menyebut Blusukan Mensos Risma Cuma Caper (Twitter).

Sebelumnya, Mensos Risma melakukan aksi blusukan ke wilayah Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Mensos Risma disebut-sebut menyambangi para tunawisma dan membujuk mereka untuk pindah ke tempat rehabilitasi.

 Analis sebut Gaya Blusukan Mengarah ke DKI 1

Dalam pandangan peneliti kebijakan publik dari lembaga Political and Public Policy Jerry Massie, kegiatan Risma merupakan bagian dari manuver politik, tetapi momentumnya belum tepat.

Baca Juga:Singgung Penjilat di Birokrasi, Fahri Hamzah Kritik Blusukan Mensos Risma

"Ini gaya blusukan mengarah ke DKI 1. Seharusnya grand strategy apa yang harus dibuat. Ataupun pendataan. Saya nilai ini akan terus berlanjut sampai pilpres 2024," kata Jerry kepada Suara.com, Selasa (5/1/2021).

"Ini bagian political imaging atau pencitraan politik. Gaya wali kota Surabaya mau coba dia terapkan di ibu kota. Barangkali waktu dan tempat berbeda," imbuhnya menambahkan.

Jerry menilai gaya yang ditunjukkan Risma sekarang sama seperti gaya Presiden Joko Widodo dulu, semenjak masih menjadi wali kota Solo.

"Memang blusukan gaya Jokowi juga waktu di Solo. Paling publik akan pertanyakan ini murni politis atau murni humanis," katanya.

Jerry menilai nama Risma mulai dikait-kaitkan untuk bursa pemilu tahun 2024.

"Tapi untuk PDIP sendiri barangkali mereka menyimpan amunisi seperti saudara Puan yakni Prananda Prabowo. Tapi tak tertutup kemungkinan Risma menjadi kartu AS."

Jerry mengatakan posisi menteri sosial merupakan tempat yang strategis untuk melangkah lebih jauh. "Tinggal racikan dan ramuan politiknya seperti apa?"

Tapi Jerry menyarankan agar lebih baik Risma fokus dulu menjalankan tugas Kementerian Sosial. "Tunjukkan saja ethos dan performa kerja yang sesuai harapan publik."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini