SuaraSumbar.id - Suasana riang berubah menjadi tragedi di Rumah Dinas Kepala Puskesmas Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Kamis (14/2/2025).
Seorang bocah berusia 10 tahun, GMR, tertembak senapan angin di kepala saat bermain dengan temannya, FPA (13).
Insiden ini terjadi tanpa disengaja, saat kedua bocah tersebut menemukan senapan angin milik ayah FPA di rumahnya.
Tanpa mengetahui bahaya yang mengintai, mereka bermain dengan senapan tersebut hingga akhirnya meletus dan peluru mengenai kepala GMR.
Korban Berlumuran Darah, Langsung Dilarikan ke Puskesmas
Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Rinto Alwi, mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima laporan kejadian ini pada Jumat (15/2/2025).
"Keduanya sedang bermain dan menggunakan senapan angin yang ada di rumah pelaku. Senapan itu milik ayah FPA," ujar Rinto, Sabtu (15/2/2025).
Peristiwa tragis ini terjadi saat ibu FPA yang berprofesi sebagai tenaga medis tengah membuka praktik.
Ia dikejutkan oleh jeritan panik anak-anak, dan ketika melihat ke arah mereka, ia menemukan GMR sudah berlumuran darah dengan luka tembak di kepala.
Baca Juga: Dari 17 Ribu Kini Tersisa 11 Ribu, Misi Selamatkan Kerbau Padang Pariaman
Tanpa menunggu lama, korban segera dibawa ke UGD Puskesmas Kampung Dalam untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit guna menjalani tindakan medis lebih lanjut.
Peluru Bersarang di Kepala, Polisi Amankan Barang Bukti
Kondisi korban saat ini masih kritis, dengan peluru masih bersarang di kepalanya, menunggu prosedur medis untuk dikeluarkan. Polisi menyebut bahwa insiden ini terjadi akibat kelalaian dalam penyimpanan senapan angin.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa senapan angin merek Sharps Inova warna hitam dengan nomor batang A4315665.
Selain itu, FPA yang masih berusia 13 tahun akan diperiksa dalam statusnya sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) pada pekan depan.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pemilik senapan angin, agar lebih berhati-hati dalam menyimpan senjata tersebut, terutama di rumah yang terdapat anak-anak.
Berita Terkait
-
Dari 17 Ribu Kini Tersisa 11 Ribu, Misi Selamatkan Kerbau Padang Pariaman
-
Dendam Membara, Pemuda Serahkan Diri ke Polisi Usai Tikam Korban
-
Petani Padang Pariaman Menjerit! Susah Pupuk, Hama Merajalela
-
Viral! Pasutri Curi Motor Bawa Anak 4 Tahun, Suami Kabur Tinggalkan Istri di TKP
-
Main di Teras Rumah Dinas Dokter, Kronologi Bocah 10 Tahun Kritis Tertembak Senapan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Tarif Air PDAM Padang Panjang Disesuaikan Setelah 16 Tahun, Apa Dampaknya bagi Pelanggan?