SuaraSumbar.id - Informasi mengenai pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis dan berlaku seumur hidup tengah viral di media sosial. Namun, Polresta Bukittinggi menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks alias tidak benar.
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathurrahman, menyebutkan bahwa sejumlah masyarakat bahkan datang langsung ke kantor polisi untuk memastikan kebenaran isu tersebut.
"Banyak masyarakat yang termakan isu ini, bahkan ada yang datang ke Polresta untuk bertanya. Kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah palsu," ungkap AKP Irsyad pada Kamis (16/1/2025).
AKP Irsyad menjelaskan bahwa SIM merupakan sertifikasi kompetensi mengemudi yang diperbarui secara berkala sesuai dengan aturan. Hal ini diatur dalam UU LLAJ No. 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa kemampuan seseorang dalam mengemudi dapat berubah seiring waktu.
"SIM berfungsi sebagai registrasi pengemudi yang memuat identitas lengkap dan data pengemudi. Data ini juga mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan, serta identifikasi forensik kepolisian," tambahnya.
Selain itu, pembuatan SIM melibatkan pembayaran pajak kepada negara sebagaimana diatur dalam PP Nomor 76 Tahun 2020.
Setiap proses penerbitan SIM baru atau perpanjangan dikenakan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang wajib disetor ke kas negara untuk menunjang pembangunan nasional.
Polresta Bukittinggi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Kami berharap masyarakat tidak termakan hoaks. Jika ada informasi yang meragukan, segera tanyakan kebenarannya kepada pihak berwenang," tegas AKP Irsyad.
Baca Juga: Polresta Bukittinggi Perketat Pemeriksaan Senjata Api Personel
Pihaknya juga terus menyosialisasikan informasi ini, baik secara langsung maupun melalui media sosial, guna memastikan masyarakat tidak menjadi korban penipuan terkait isu SIM gratis.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Polresta Bukittinggi Perketat Pemeriksaan Senjata Api Personel
-
Beredar Kabar SIM Gratis Seumur Hidup, Polres Solok: itu Hoaks
-
Jambret Uang Sumbangan Masjid di Bukittinggi Ditangkap, Ngaku Terdesak Kebutuhan Anak-anak!
-
Dari Jok Motor Hingga Rumah, Polisi Sita Sejumlah Paket Ganja di Bukittinggi
-
Pelajar Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas di Bukittinggi, Polisi Kandangkan Kendaraan Pelanggar 3 Bulan!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda Darurat
-
Jumlah Lansia di Sumbar Terus Meningkat, Tanah Datar Tertinggi
-
Angka Kelahiran di Sumatera Barat Turun
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu