SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bekerja sama dengan TNI akan membuka jalur pendakian baru ke Gunung Kerinci melalui wilayah mereka.
Program ini akan dilakukan sebagai bagian dari kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2025.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menyebutkan bahwa jalur baru ini diharapkan dapat memperpendek waktu pendakian sekaligus mendorong kunjungan wisata ke daerah tersebut.
“Diharapkan jalur baru ini memperpendek rute pendakian ke Gunung Kerinci. Perencanaan dan penganggaran harus dipersiapkan matang, terutama dalam kolaborasi dengan TNI melalui TMMD,” kata Khairunas saat menghadiri Rakornas TMMD ke-45 Tahun 2024 secara virtual, Kamis (5/12/2024).
Pembangunan Dimulai Tahun 2025
Pembangunan infrastruktur pendukung untuk jalur pendakian ini direncanakan dimulai pada pertengahan tahun 2025, bersamaan dengan pelaksanaan TMMD ke-46 di Solok Selatan. Jalur baru ini akan menjadi alternatif strategis bagi pendaki yang ingin mencapai puncak Gunung Kerinci.
Bupati Khairunas juga menginstruksikan dinas terkait untuk menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), untuk memastikan kelancaran program.
“Kami yakin program ini akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Solok Selatan melalui sektor pariwisata. Namun, kolaborasi antara TNI, TNKS, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan,” tambahnya.
Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal
Baca Juga: Sah! Khairunas-Yulian Efi Kembali Pimpin Solok Selatan
Jalur baru ini diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan akses bagi pendaki, tetapi juga meningkatkan potensi pariwisata di Kabupaten Solok Selatan. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, pendapatan masyarakat lokal melalui sektor pariwisata seperti penginapan, jasa pemandu, dan kuliner diproyeksikan ikut terdongkrak.
Kesiapan Infrastruktur
Bupati menegaskan bahwa pembukaan jalur pendakian harus didukung dengan infrastruktur yang memadai, seperti akses jalan, pos pendakian, dan fasilitas penunjang lainnya. Semua itu akan menjadi prioritas dalam rencana pembangunan melalui TMMD.
Harapan untuk Masa Depan
Langkah strategis ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan Solok Selatan sebagai destinasi wisata alam unggulan. Dengan kolaborasi yang solid, pembukaan jalur baru Gunung Kerinci ini diharapkan tidak hanya mempercepat waktu pendakian, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Sah! Khairunas-Yulian Efi Kembali Pimpin Solok Selatan
-
Pohon Raksasa Tumbang Timpa Warung dan Motor di Solok Selatan, Lalu Lintas Lumpuh 3 Jam
-
Kapolda Sumbar Geruduk Tambang Ilegal di Solok Selatan, Sejumlah Barang Bukti Dibakar
-
Soroti Kasus Tambang Ilegal di Solok Selatan, Anggota DPR Rahmat Saleh: Jangan Menimbulkan Perpecahan di Internal APH!
-
Kronologi Teror Penembakan Rumah Dinas Wakil Bupati Solok Selatan, Pengacara: Bukan Senapan Angin!
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Kebakaran Hebat Dekat Stasiun Lambuang Bukittinggi, 3 Warung Ludes
-
Revans Membara Jelang Semen Padang FC vs Arema FC, Sama-sama Berebut Angka!
-
CEK FAKTA: Pemerintah Tarik Gas LPG 3 Kg Mulai Ramadhan 2026, Benarkah?
-
Pelabuhan Teluk Tapang Dapat Kucuran Dana Rp 83 Miliar, Investor Sawit Berebut Lahan di Sumbar