SuaraSumbar.id - Menghadapi potensi erupsi Gunung Marapi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat memutuskan untuk memindahkan 22 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar ke lokasi yang lebih aman.
Ketua KPU Sumbar, Surya Efitrimen, menyatakan bahwa langkah mitigasi ini diperlukan untuk melindungi keselamatan pemilih pada pemungutan suara mendatang.
Di Kabupaten Agam, tiga TPS di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, berpotensi terdampak langsung karena berada dalam radius 4,5 kilometer dari puncak Gunung Marapi.
Ketiga TPS tersebut, dengan total 543 pemilih, akan dipindahkan ke lokasi dengan radius 6 kilometer dari puncak. TPS ini mencakup TPS 1 dengan 234 pemilih, TPS 2 dengan 160 pemilih, dan TPS 3 dengan 149 pemilih.
TPS di Tanah Datar yang Berpotensi Terdampak
Di Tanah Datar, terdapat 19 TPS yang berlokasi di kecamatan-kecamatan rawan terdampak erupsi, seperti Pariangan, Limo Kaum, dan Sungai Tarab.
Di Kecamatan Pariangan, lima TPS di Nagari Sungai Jambu mencakup 1.802 pemilih. TPS ini berdekatan dengan aliran sungai yang bersumber dari hulu Marapi. Kelima TPS akan dipindahkan ke Lapangan Bola Tabek untuk keamanan.
Di Kecamatan Limo Kaum, sebanyak 11 TPS perlu mitigasi, yaitu enam TPS di Nagari Perambahan dengan 1.952 pemilih dan lima TPS di Nagari Labuah dengan 1.756 pemilih. Rencana pemindahan TPS ini menuju Lapangan Bola Kaki Kecamatan Limo Kaum.
Kecamatan Sungai Tarab juga memiliki tiga TPS yang akan dipindahkan, yaitu TPS 4 dengan 485 pemilih, TPS 6 dengan 294 pemilih, dan TPS 7 dengan 272 pemilih. TPS-TPS tersebut akan dipindahkan ke tempat pengungsian di Jorong Ateh Bukik.
Baca Juga: Babi dan Simpai Turun Gunung, Marapi Siaga Level III
Kesiapsiagaan Hadapi Erupsi
Langkah mitigasi yang diambil oleh KPU Sumbar bertujuan memastikan kelancaran pemungutan suara tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat.
Surya Efitrimen mengimbau warga di sekitar Gunung Marapi untuk tetap waspada dan mematuhi arahan dari pihak berwenang terkait potensi ancaman erupsi.
KPU Sumbar terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau aktivitas Gunung Marapi dan memastikan keamanan TPS di wilayah berisiko.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Babi dan Simpai Turun Gunung, Marapi Siaga Level III
-
Suara Milenial dan Gen Z Tentukan Pilkada Sumbar! Ini Data DPT Terbaru
-
26.564 Pemilih Disabilitas Prioritas KPU Sumbar di Pilkada 2024, Ini Alasannya
-
Mahyeldi-Vasko Sapa Warga Pessel di Konser Sumbar Gercep, Cek Lokasinya
-
Zero Korban! Target Pemprov Sumbar dan BNPB Hadapi Ancaman Erupsi Gunung Marapi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu
-
Rp 1 Triliun per Tahun Putaran Uang Hasil Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Toko Emas Ikut Disorot
-
4 Makanan Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Secara Alami
-
Masyarakat Diingatkan Akan Bahaya Pencampuran Jeroan-Daging untuk Kesehatan